facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pedagang Elpiji di Sumsel Khawatir Aplikasi MyPertamina Bikin Pembeli Ribet: Saro Dak Punya HP

Tasmalinda Kamis, 30 Juni 2022 | 18:30 WIB

Pedagang Elpiji di Sumsel Khawatir Aplikasi MyPertamina Bikin Pembeli Ribet: Saro Dak Punya HP
Penjualan gas elpijji 3 kilogram di Palembang Sumatera Selatan [Suara.com/Fadli]

Pemerintah berencana menerapkan Aplikasi MyPertamina saat membeli gas elpii 3 kilogram

SuaraSumsel.id - PT Pertamina berencana menerapkan kebijakan menggunakan aplikasi My Pertamina saat pembelian elpiji 3 kilogram.  Kebijakan yang direncanakan mulai dilaksanakan pada 1 Juli 2022 ini dinilai beragam baik pedagang dan pembeli.

Mereka menilai pembelian gas bersubsidi dengan syarat tersebut akan membuat susah. "Saro (susah) bagi yang tidak punya HP," kata Pemilik toko gas LPG 3 kilogram di Palembang ini, Suhardi, Kamis (30/6/2022).

Dia menagalogikan, jika membeli bahan bakar kendaraan mungkin karena kebutuhan transportasi. Tapi untuk elpiji subsidi maka bisa saja pembelinya benar-benar tidak memiliki ponsel. "Karena kan yang beli bensin itu punya motor, tapi yang beli elpiji ini karena memang harus memasak. Tidak ada pilihan lain untuk kepeluan rumah tangga mereka," imbuhnya

Pedagang yang sudah belasan tahun menjual gas elpiji ini mengakui sudah mendengar informasi mengenai pembelakukan kebijakan tersebut. "Ada sisi baiknya juga sih, produk subsidi dari pemerintah melalui program digitalisasi agar tepat sasarn," katanya.

Baca Juga: Sumsel Punya Program Mandiri Pangan, Kenapa Harga Cabai Sampai Rp120.000 Per Kilogram?

Untuk persediaan gal elpiji 3 kilogram, ia mengatakan cukup aman. "Saat ini pasokannya banyak," sambung ia. Meski pasokan banyak, harga jual masih sekitar Rp18.000 pertabung.

"Mungkin di konsumsen akhir sampai Rp22.000 per tabung," ungkapnya.

Gas elpiji 3 kilogram yang diserbu di Balikpapan. [Inibalikpapan.com]
Ilustrasi elpiji 3 kilogram [Inibalikpapan.com]

Pedagang elpiji eceran Rosita juga mengungkapkan hal yang sama. Ia menyadari jika pembeli gas elpiji 3 kilogram berbeda dengan pembeli bensin atau solar.

"Jika elpiji itu kebutuhan dasar, tapi jika bensin dan solar mungkin untuk yang punya kendaraan saja," ujar ia. Kekhawatiran yang sama disampaikan pembeli.

Seperti Sinta (24) yang merupakan ibu rumah tangga mengatakan kebijakan deengan niatan baik ini berpotensi membatasi pembelian. "Meski belum tahu bagaimana penerapannya, kan saro jugo sama yang tidak punya hp," ujarnya.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini: Sumsel Hujan Sedang Pada Malam Hari

  
Kontributor :Achmad Fadli

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait