facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologi Pengeroyokan Putra Siregar Dan Rico Valentino Versi Dakwaan: Bermula Karena Chandrika Chika Menangis

Tasmalinda Sabtu, 25 Juni 2022 | 06:30 WIB

Kronologi Pengeroyokan Putra Siregar Dan Rico Valentino Versi Dakwaan: Bermula Karena Chandrika Chika Menangis
Putra Siregar dan Rico Valentino saat menjalani sidang online kasus pengeroyokan melalui terhadap Nur Alamsyah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/6/2022).

Melihat Chandrika Chika menangis, Rico Valentino yang tidak mengenal Nur Alamsyah mendatangi meja tersebut.

SuaraSumsel.id - Sidang perdana Putra Siregar dan Rico Valentino berlangsung virtual, Kamis (23/6/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam dakwaan tersebut jelaskan kronologis peristiwa hingga menyebabkan keduanya menjadi tersangka atas keributan yang terjadi.

Dalam dakwaan yang dibacakan JPU, kronologi perkelahian yang terjadi di Cafe Code di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terjadi pada 2 Maret 2022.

Di kafe tersebut ada Rico Valentino dan Putra Siregar yang berada di satu meja. Di meja yang berlainan dari keduanya tersebut, aada Muhammad Nur Alamsyah bersama rekannya yakni Saputra Aditya, Satya Cendekia Putra Pratama, dan penyanyi Nabila Maharani Sukandar.

Tiba-tiba datang sosok Chandrika Chika menghampiri meja Nur Alamsyah dan kawan-kawan. Rupanya, kedatangan Chika ke meja tersebut ingin bertemu Nabila Maharani.

Baca Juga: Dinyatakan Sehat, 450 Calon Jemaah Haji Sumsel Berangkat Subuh Besok

Chandrika Chika dan Nabila Maharani sempat mengobrol dan tetiba Chandrika menangis dengan alasan karena sedih akan suatu masalah.

Saat Chandrika Chika menangis ini lah Putra Siregar dan Rico Valentino melihat. Keduanya memang saling mengenal dengan Chandrika. Melihat Chandrika Chika menangis, Rico Valentino yang tidak mengenal Nur Alamsyah mendatangi meja tersebut.

Chandrika Chika (instagram)
Chandrika Chika (instagram)

Melansir matamata.com - jaringan Suara.com, Rico Valentin kemudian menarik tangan Chika dan membuat Nur Alamsyah malah tidak menerima tindakan tersebut. Rico tetiba kemudian emosi serta mendorong badan Nur Alamsyah.

Rico mendorong dan memukul dada dan muka Nur Alamsyah. Melihat kejadian itu Putra Siregar mendatangi meja tersebut dan berusaha melerai. Namun di dakwaan, Putra dianggap ikut dalam keributan tersebut.

Kegaduhan pun terjadi dan pemilik cafe Reza Rabbani lalu meredakan kejadian tersebut dan keributan itu pun terhenti.

Baca Juga: Fakta Mobil Brio Merah Misterius Ditinggal di Jalan Sudirman: Ada Senpi, Stiker SPN Polda Sumsel

Nur Alamsyah kemudian melakukan visum di Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina Jakarta Selatan dan melaporkan peristiwa hingga polisi menetapkan dua tersangka atas peristiwa tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait