facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berpeluang Berkoalisi Dengan PKB dan Gerindra, Ketua Majelis Syuro PKS Tegaskan Hal Ini

Tasmalinda Minggu, 19 Juni 2022 | 20:47 WIB

Berpeluang Berkoalisi Dengan PKB dan Gerindra, Ketua Majelis Syuro PKS Tegaskan Hal Ini
Logo PKS. Kemungkinan Berkoalisi Dengan PKB dan Gerindra, Petinggi PKS Tegaskan Hal Ini

Sampai nanti, mudah-mudahan akan ada poros, ya. Kalau kita lihat, kemungkinan ada tiga calon ya, tiga calon presiden. Mudah-mudahan itu terwujud, ucapnya.

SuaraSumsel.id - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri menyatakan pihaknya baru menghasilkan rekomendasi koalisi partai menghadapi Pemilu 2024 setelah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Senin (20/6).

“Besok sama lusa coba nanti kita lihat. Kalau final, saya sih melihat belum ada. Tapi mungkin akan ada rekomendasi partai koalisinya. Final siapa calon presidennya, belum,” kata Salim kepada wartawan setelah menghadiri acara Mengenang Almarhumah Ani Yudhoyono di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu.

Soal kemungkinan untuk membangun koalisi dengan Partai Gerindra dan PKB, ia mengatakan bahwa pihak PKS masih melakukan komunikasi awal dan belum ada hasil yang final.

Oleh karena itu, tutur Salim Segaf, seluruh kader partai harus bersabar. "Masih komunikasi awal, ya. Belum ada sesuatu yang final. Kita perlu bersabar,” kata Salim.

Baca Juga: Di Sumsel Menteri Erick Thohir Kenalkan E-Troopers, "Social Healing" Saat Pandemi

Dalam kesempatan yang sama, Salim juga mengungkapkan harapannya agar munculnya poros baru dalam catur perpolitikan nasional.

“Sampai nanti, mudah-mudahan akan ada poros, ya. Kalau kita lihat, kemungkinan ada tiga calon ya, tiga calon presiden. Mudah-mudahan itu terwujud,” ucapnya.

Ia pun juga membahas mengenai kemungkinan untuk membangun koalisi dengan Partai Gerindra.

Melansir ANTARA, bagi PKS, meskipun sebelumnya telah menjalin koalisi dengan Partai Gerindra berulang kali dan belum memenangkan pemilihan umum, tidak ada kata kapok atau jera dalam menjalin koalisi.

“Sama siapa pun bisa. Kalau politik itu tak ada kapoknya selama kepentingan bisa ketemu,” kata Salim.

Baca Juga: Sumsel Hitung Mundur Fornas VII, Selama Fornas Naik LRT Gratis

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait