SuaraSumsel.id - Anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Swiss, (26/5/2022) lalu meninggalkan kenangan tersendiri, baik bagi orang yang dekat mengenalnya atau yang baru mengetahui sosok Eril.
Kenangan berasal dari ustaz Adi Hidayat yang menjadi guru agama untuk keluarga Ridwan Kamil, termasuk Eril. Melalui sebuah video yang diunggah oleh akun instagram @omg.official.id pada Minggu (5/6/2022), ustaz Adi Hidayat mengatakan mengenal Eril sudah cukup lama, termasuk pada keluarga besarnya.
Ia mengaku sudah mengenal Eril, sejak masih kecil. Salah satu yang diingat oleh ustaz Adi Hidayat mengenai sosok Eril adalah ketika berusia 11 tahun, Eril sering merenungkan perihal air.
Salah satu ayat Al Quran yang menjadi bahan perenungan Eril adalah surah Hud ayat 7, yang menceritakan tentang kekuasaan Allah di air.
Baca Juga:Kualitas Air Rendah, Sungai di Sumsel Tercemar Industri Pertambangan
“(Surah itu) sudah menjadi perenungannya (Eril) sejak usia 11 tahun,” ujar ustaz Adi Hidayat dalam video yang diunggah akun instagram @omg.official.id, sebagaimana dikutip Hops.ID-jaringan Suara.com pada Minggu. (5/6/2022).
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, Ustaz Adi Hidayat menambahkan, perenungan Eril mengenai air berlangsung cukup lama dan sering terjadi di sejumlah kesempatan misalnya saat berada di masjid yang berada di kompleks perumahan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.
Menurut ustaz Adi Hidayat, ketika itu Eril duduk di dalam masjid sambil memandangi sebuah batu yang berukir lafaz Allah.
Di bawah batu tersebut terdapat air. Hal itu kemudian kembali menjadi bahan perenungan Eril.
“Dia ingin sekali mengetahui Arsy Allah yang ada di air,” sambung Ustaz Adi Hidayat.
Baca Juga:Sumsel Sepekan, Atraksi Tong Setan Melukai 12 Anak hingga 4 Berita Menarik Lainnya
Perenungan Eril mengenai air seakan terkait dengan peristiwa yang ia alami hingga akhir hayatnya. Eril diketahui hilang ketika sedang berenang di Sungai Aare, Swiss, bersama adik dan sejumlah rekannya.
Eril dinyatakan hilang setelah terbawa arus air Sungai Aare dan hingga jasadnya belum ditemukan. Namun di balik peristiwa itu, ustaz Adi Hidayat menilai Eril adalah sosok anak yang hebat, berdedikasi dan taat pada orang tua.