Kenangan Buya Syafii Maarif: Guru Bangsa Nan Hidup Sederhana, Rela Naik KRL, Antre di RS yang Dibesarkannya

Sosok buya Syafii Maarif telah meninggalkan kita, namun kenanangan akan hidup penuh kesederhanaan dan punya prinsip dalam hidup akan terus terkenang.

Tasmalinda
Jum'at, 27 Mei 2022 | 11:51 WIB
Kenangan Buya Syafii Maarif: Guru Bangsa Nan Hidup Sederhana, Rela Naik KRL, Antre di RS yang Dibesarkannya
Ahmad Syafii Maarif atau akrab dipanggil Buya Syafii Maarif - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Sejak muda, sebagai sejarawan Buya memang dikenal dengan ulasan politik yang jernih. Politik kejujuran  berbasis pada kemanusiaan.

Perjalanan hidup Buya juga membentuk cara pandangnya, tidak hanya dalam beragama tetapi juga terhadap kehidupan sosial politik.

Buya merupakan bapak bangsa, karena kecintaan, pemikiran, sikap hidup dan tindakannya sebagai sosok negarawan-bangsa. Tidak jarang, pemikiran Buya sebagai tokoh Muhammadiyah yang maju, dinilai sebagai pemikiran liberal dalam makna positif.

Dalam Muktamar tahun 2002 di Denpasar, Bali, Buya juga mengusung dakwah kultural yang sempat menjadi polemik di tubuh persyarikatan. Buya hadir menjadi sosok pemberi warna.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca 27 Mei 2022: Sejumlah Daerah di Sumsel Ini Diguyur Hujan Sedang Hingga Lebat

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini