Pilihan menjadi tukang bangunan ini, karena Doni Salmanan sudah sering ditolak oleh perusahaan. Dia pun punya koleksi motor Supra yang selalu dipakainya sebagai dalam mencari pekerjaan hingga ke kawasan industri Ketapang.
Doni mengungkapkan jika dia pun pernah menjadi tukang parkir. Saat menjalani profesi itu, dia memiliki penghasilan Rp20.000-Rp30.000 per hari.
Pernghasilan saat menjadi tukang bangunan, diakui Doni belum cukup memenuhi kebutuhan sehingga memutuskan untuk tidak maun mencari seseorang kekasih.
Baca Juga:Menteri ESDM: Sumsel Termasuk Provinsi Telah Tetapkan Perda Acuan Transisi Energi