Upik sambil menyikat dan membersihkan batu nisan meminta anaknya Redo unuk mengambil foto temuan itu dan disebarkan ke media sosial agar masyarakat luas mengetahui telah ditemukan batu nisan kuno yang diduga makam zaman Kesultanan Palembang terpendam di wilayah Tengkuruk.
Foto yang tersebar menjadi viral kemudian menjadi perhatian media baik cetak maupun daring (online) termasuk pembuat konten medsos beramai-ramai mempublikasikan bahwa di Jalan Tengkuruk telah ditemukan batu nisan.
Upik penjual kopi di kawasan pusat pertokoan blok C Jalan Tengkuruk, yang mengetahui temuan batu nisan kuno itu menyarankan kepada para pekerja PT Waskita untuk mengembalikan lagi ke tempat asal ditemukan serta mengirimkan doa dan meminta maaf kepada arwah pemilik batu nisan.
Saran penjual kopi itu diikuti oleh pekerja Waskita kemudian batu nisan tersebut dimasukkan ke tempat asal ditemukan kemudian ditimbun.
Baca Juga:Belum Ditemukan Vaksin COVID-19 Kedaluwarsa di Sumsel
Selanjutnya Senin (17/1/2022) malam tim gabungan Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel dan Balai Arkeologi setempat melakukan penggalian ulang dan berhasil mengangkat empat batu nisan untuk selanjutnya diamankan Kantor Dinas Kebudayaan Palembang.
Menyikapi penemuan itu, Budayawan Ali Goik mengapresiasi Upik yang telah berinisiatif menyebarkan penemuan batu nisan kuno ke media sosial dan info tersebut menjadi viral sehingga menjadi perhatian berbagai pihak sehingga benda cagar budaya itu bisa diselamatkan dan dilestarikan.
Dengan ditemukan batu nisan di kawasan Tengkuruk bisa menjadi bahan pembahasan dan penyelidikan menemukan kembali jejak Keraton Beringin Janggut yang hilang, ujar Budayawan Ali Goik.
Sementara sebelumnya Kepala Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Palembang Retno Purwat mengatakan pihaknya akan meneliti penemuan batu nisan yang diduga dari makam kuno zaman Kesultanan Palembang.
Berdasarkan hasil rapat yang difasilitasi Dinas Kebudayaan Palembang dan dihadiri oleh pihak PT Waskita Karya, tim arkeolog mendapatkan izin untuk memeriksa batu nisan dan melakukan penelitian di sekitar lokasi penemuan, ujar Retno. (ANTARA)
Baca Juga:Sumsel Dirikan Kampung Buah, Genjot Pertanian Holtikultura