Harga Minyak Goreng Meroket, Gubernur Herman Deru Menduga Ada Permainan Pasar

Saat harga minyak goreng meningkat, Gubernur Sumsel Herman Deru minta swasta penuhi kebutuhan lokal ketimbang ekspor.

Tasmalinda
Rabu, 12 Januari 2022 | 18:18 WIB
Harga Minyak Goreng Meroket, Gubernur Herman Deru Menduga Ada Permainan Pasar
Gubernur Herman Deru saat meninjau pasar murah di Pasar Alang-alang Lebar [Suara.com/Welly JT]

Masih dikatakan Rizali, dengan operasi pasar ini diharapkan dapat memulihkan harga minyak goreng setidaknya sampai pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp14 ribu per liter. 

Bila dilihat dari perkembangan di pusat, dirinya berharap harga minyak goreng dapat kembali mencapai HET pada akhir Januari mendatang karena muncul rencana pemerintah memberikan subsidi  dari dana pungutan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Manager Operasional PT Indokarya Internusa, Liana mengatakan ini merupakan salah satu upaya dari Kementerian Perdagangan untuk menstabilkan harga di sejumlah daerah di Sumsel. Terkhusu Sumsel, telah dialokasikan minyak goreng mencapai 83,2 ton liter minyak goreng sampai akhir Januari 2022.

Selain di Sumsel, perusahaan ini juga menjadi mitra pemerintah untuk melakukan operasi pasar di Sumatera Utara, Sulawesi Utara, serta beberapa daerah di Kalimantan.

Baca Juga:Cuaca Ekstrem Bikin Nelayan Sumsel Jeda Melaut Lebih Lama

 “Secara total kami mengalokasikan sekitar 1 juta liter minyak goreng untuk digunakan dalam operasi pasar sampai akhir Januari 2022,” kata Liana.

Menurut Liana, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab harga minyak goreng melonjak tinggi dalam dua bulan terakhir yakni tingginya permintaan dan harga bahan baku yakni minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) yang meningkat di pasar global. “Dengan operasi pasar ini diharapkan harga minyak goreng bisa stabil lagi,” kata Liana.

Kontributor : Welly Jasrial Tanjung

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini