Ubah Warna Mobil, Modus Tiga Oknum TNI AD Hilangkan Barang Bukti Usai Tabrak Sejoli

Ketiga tersangka terungkap berusaha ingin menghilangkan barang bukti atas peristiwa kecelakaan yang menghilangkan nyawa sejoli.

Tasmalinda
Jum'at, 07 Januari 2022 | 06:50 WIB
Ubah Warna Mobil, Modus Tiga Oknum TNI AD Hilangkan Barang Bukti Usai Tabrak Sejoli
Dansat Dik Puspomad Brigjen TNI Kemas Ahmad Yani saat menyerahkan barang bukti berupa kendaraan mobil (ANTARA)

SuaraSumsel.id - Tiga tersangka oknum TNI-AD terungkap ingin menghilangkan barang bukti usai menabrak dua remaja berpasangan (sejoli) Nagreg, Kabupaten Bandung. Ketiganya berusaha mengubah warna mobil.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letjen TNI Chandra Warsenanto Sukotjo menyebutkan tiga tersangka kasus kecelakaan. Ketiga tersangka itu yakni Kolonel Inf P, Kopda DA, dan Kopda A.

"Mereka berusaha menghilangkan barang bukti dengan mengecat mobil yang digunakannya saat peristiwa kecelakaan itu terjadi," kata Danpuspomad saat melihat barang bukti berupa kendaraan mobil Isuzu Panther, di Kantor Oditurat Militer Tinggi II Jakarta, Cakung Jakarta Timur, Kamis.

Para tersangka mengecat kendaraan mobilnya dari warna hitam ke warna abu-abu.

Baca Juga:Bersama 6 Provinsi di Pulau Sumatera, Sumsel MoU Kerjasama antar Daerah

"Mereka mengganti warna mobil setelah kembali dan sampai di Sleman, Jawa Tengah," kata Chandra.

"Apa yang dilakukan mereka (tiga oknum TNI AD), upaya untuk melepas tanggung jawab ataupun melakukan tindakan menghilangkan bukti awal yakni kecelakaan lalu lintas," ujar Chandra pula.

Dia menegaskan, tindakan yang dilakukan tiga oknum TNI AD tersebut di luar batas kemanusiaan. Oleh karena itu dalam pemeriksaan, pihaknya juga memeriksa kejiwaan dan psikologis ketiga oknum tersebut.

"Saat dilakukan tes psikologi dan jiwa dijadikan bahan bagi TNI AD untuk melihat bagaimana kondisi ketiga tersangka. Hasilnya untuk evaluasi," kata Chandra tanpa merinci hasil tes kejiwaan para tersangka.

"Ketiga tersangka saat ini ditahan di Rumah Tahanan Militer Pomdam Jaya Guntur," kata Chandra. (ANTARA)

Baca Juga:Palembang Diguyur Hujan Gerimis, Ini Prakiraan Cuaca Sumsel 6 Januari 2022

News

Terkini

Pemandangan romantis diperlihatkan Wulan Jemeela di atas panggung konser rakyat 30 tahun Dewa 19.

Lifestyle | 16:28 WIB

Bunda Corla memberi pesan menohok kepada penggemar barang-barang branded.

Lifestyle | 07:05 WIB

Pihak keluarga menceritakan sesalnya kepada perawat yang sudah dingatkan tidak perlu pakai gunting.

News | 22:21 WIB

Jari kelingking bayi di Palembang terpotong saat perawat mengganti tali infus.

News | 21:27 WIB

Mahasiswa Unbara mengalami luka tembak di bagian pantat karena tertembak orang tidak dikenal (OTD).

News | 20:43 WIB

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro membludak meski masih pandemi Covid-19.

News | 13:29 WIB

Gunung kerinci di perbatasan Jambi dan Sumbar kembali erupsi pagi ini.

News | 12:18 WIB

Pengelaman tidak mengenakkan dialami pengunjung yang ikut meramaikan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.

News | 10:31 WIB

Di ulang tahun Thariq, Mama Fuji yang juga lebih dikenal sebagai Oma Gala secara blak-blakan mendoakan Thariq.

Lifestyle | 18:45 WIB

"Kapal terbakar, tapi penumpang seluruhnya selamat. 19 penumpang berhasil dievakuasi,"

News | 12:12 WIB

Kehidupan harmoni antara manusia dan gajah Sumatera di lanskap Padang Sugihan Sumsel dilakukan digital dengan komik strip di instagram.

News | 11:42 WIB

Mantan dirut BUMD Swarna Dwipa Augie Yahya dituntut 8 tahun penjara bersama dengan tersangka lainnya Ahmad Tohir.

News | 10:59 WIB

Korban arisan online tidak hanya berasal dari Kota Palembang tetapi juga ada yang dari luar Palembang.

News | 08:53 WIB

Anggota DPRD Sumsel dilaporkan atas dugaan gelapkan uang ratusan juta, dengan modus seleksi tenaga honorer.

News | 12:21 WIB

Jalan Sudirman Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) macet parah pada pagi ini.

News | 10:59 WIB
Tampilkan lebih banyak