Fakta Kasus Dosen Cabuli Mahasiswi Unsri, Saksi: Korban Menangis Usai Keluar Ruangan

Saksi kasus kekerasan seksual Unsri mengungkapkan fakta baru, dalam penyelidikan.

Tasmalinda
Kamis, 02 Desember 2021 | 16:40 WIB
Fakta Kasus Dosen Cabuli Mahasiswi Unsri, Saksi: Korban Menangis Usai Keluar Ruangan
Ilustrasi Kekerasan seksual (Suara.com/Ema Rohimah)

"Dia beberapa kali menayakan ke adik tingkatnya di mana bapak itu, begitu tahu di kampus korban langsung mendatangi kampus dengan menggunakan jasa ojek langganan"ujarnya. 

Ketika datang ke kampus, DR nenemui A di ruang laboratorium. Kondisi tempat yang sepi membuat terlapor dengan leluasa melakukam aksi bejatnya tersebut. 

DR sempat melaporkan kasus yang dialaminya itu ke Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsri untuk meminta pendampingan dan perlindungan agar pihak kampus mengambil tindakan. 

Setelah dua bulan berjalan mediasi yang dilakukan pihak Kampus dan korban tak menemukan titik terang sampai akhirnya kasus itu dilaporkan ke Polda Sumsel, pada Selasa (30/11/2021) kemarin. 

Baca Juga:Nama Muncul pada Bursa Calon Ketua PBNU, Ketua PWNU Sumsel: Saya Mendampingi Saja

"Olah TKP sudah kami lakukan kemarin, itu sebagai salah satu upaya penyidik untuk memberikan gambaran saat kejadian," katanya

"Kita sudah menghubungi pihak kampus tapi tidak ada yang mendampingi. Kami tidak mau penyelidikan ini terkendala karena hanya menunggu kunci ruangan itu dibuka," ungkapnya. 

Menurut Masnoni, kondisi psikis DR saat ini masih terguncang. Korban bahkan enggan mengingat kejadian yang menimpa dirinya tersebut. 

Dalam pemeriksaan, korban selalu menangis saat menceritakan kejadian itu kepada penyidik. 

"Kondisi korban menurun, karena memang korban tidak mau mengingat kejadian itu. Tapi kita membutuhkan keterangannya, sehingga pemeriksaan dilakukan pelan-pelan,"pungkasnya. 

Baca Juga:ASN di Sumsel Tertipu Rp623 Juta, Jaminkan 18 Unit Dump Truk

Kontributor : Welly Jasrial Tanjung

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini