alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Profil Beni Hernedi, Wakil Bupati Dua Kali Jadi Plt Bupati Gegara OTT KPK

Tasmalinda Senin, 18 Oktober 2021 | 14:52 WIB

Profil Beni Hernedi, Wakil Bupati Dua Kali Jadi Plt Bupati Gegara OTT KPK
Plt Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi

Beni Hernedi ditunjuk menjadi Plt Bupati Musi Banyuasin, usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

SuaraSumsel.id - Nama Beni Hernedi sudah dikenal masyarakat, terutama warga Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Politisi PDI Perjuangan ini ternyata sudah dua kali menjadi Plt Bupati Musi Banyuasin.

Keduanya disebabkan karena operasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terakhir pada Jumat (15/10/2021). Pada OTT tersebut, KPK mengamankan delapan orang, enam orang di Musi Banyuasin dan dua orang di Jakarta.

Sehari setelahnya, KPK menetapkan Bupati Dodi Reza Alex sebagai tersangka dan ditahan. Sepanjang proses OTT dan penyelidikan KPK, keberadaannya banyak dicari.

Baca Juga: Sederet Nama Tokoh Muncul Jika Pilgub Sumsel Digelar Hari Ini, Diwarnai Orang Lama

Usut punya usut, saat OTT KPK tersebut, Beni Hernedi ternyata tengah menjalankan hobi memancing di perairan Sembilang Banyuasin.

Minggu malam (17/10/2021), Wabup Beni Hernedi ditunjuk menjadi Plt Bupati Musi Banyuasin. Hal ini dilakukan agar roda pemerintahan di Musi Banyuasin bisa terlaksana, meski setelah terjadi OTT KPK.

Penunjukkan Plt Bupati ini kedua kalinnya dialami Beni Hernedi. Sebelumnya ia pernah menjadi Plt Bupati Musi Banyuasin, saat Bupati Pahri Azhari juga terjerat kasus OTT KPK, saat pengesahan APBD Musi Banyuasin, pada tahun 2015.

Saat itu, Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Beni Hernedi, terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Musi Banyuasin untuk periode 2017-2022.

Beni Hernedi pun bisa disebut sebagai wakil bupati yang beruntung, karena bisa menjadi Plt Bupati dua kali.

Baca Juga: Survei: Gubernur Herman Deru Berpeluang Besar Memimpin Sumsel Dua Periode

Kini ia harus menjalankan roda pemerintahan Musi Banyuasin sampai dengan 2022. Menjalankan mandat kepemilihannya dari masyarakat Musi Banyuasin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait