facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Anak Jalanan di Simpang Charitas Dipukul Ibu-ibu, Warganet Emosi

Tasmalinda Senin, 11 Oktober 2021 | 10:58 WIB

Viral Anak Jalanan di Simpang Charitas Dipukul Ibu-ibu, Warganet Emosi
Penganiayaan anak jalanan di Palembang [instagram]

Sebuah video yang tengah viral memperlihatkan anak jalanan di kota Palembang dipukul oleh ibu-ibu.

SuaraSumsel.id - Sebuah video viral memperlihatkan anak jalanan di simpang Charitas Palembang, Sumatera Selatan dipukul. Penganiayaan yang dilakukan ibu-ibu itu kemudian membuat warganet menjadi emosi.

Anak yang dipukul tersebut diketahui seorang anak laki-laki yang masih berusia dibawah 10 tahun. Jika pun ia mengeyam pendidikan, dia diperkirakan pelajar sekolah dasar atau SD.

Tampak anak laki-laki tersebut menggunakan penutup kepala peci putih. Ia kedapatan duduk dengan seorang ibu-ibu yang belum diketahui hubungan antara kedua.

Tetiba anak kecil tersebut dipukul berkali-kali. Setidaknya tiga kali pemukulan yang dialami anak kecil tersebut. Setelah dipukul, sang anak itupun seolah menangan tangis dan mengalami kesakitan.

Baca Juga: Kasus Investasi DHD Farm di Sumsel, Korban Alami Kerugian Ratusan Miliar Rupiah

Salah satu akun yang membagikannya ialah palembang_viral. 

Dalam narasinya, akun ini menulis berita viral. Pemukulan terhadap anak jalanan kembali terjadi. Lokasi kejadian di simpang lampu merah Charitas Palembang.

Penganiayaan anak jalanan di Palembang [instagram]
Penganiayaan anak jalanan di Palembang [instagram]

Pemukulan terjadi lebih dari tiga kali. Belum diketahui pelaku pemukulan dan hubungannya dengan sang anak. Apakah ibu-ibu tersebut orang tua kandung atau sekadar teman korban.

Semoga dinas dan yang berwenang segera menindaklanjuti.

Video ini pun kemudian dikomentari warganet yang emosi.

Baca Juga: Polda Sumsel Ungkap Jaringan Narkoba Antarprovinsi di Palembang

"ya allah ktek agok nyn wong tuo ck ni..cb di dio keno dupak sakit dak...apo lg bdak kecik ck tu," tulis giebran_amanda90

Akun realkustikofficial menulis jika pelaku sebaiknya ditangkap. "Tangkap" tulisnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait