6 Fakta Jembatan Ampera Diresmikan, Tak Dihadiri Letjen Ahmad Yani

Berikut fakta-fakta dalam peresmian Jembatan Ampera yang sempat dikaitkan dengan G30S/PKI.

Tasmalinda
Jum'at, 01 Oktober 2021 | 11:10 WIB
6 Fakta Jembatan Ampera Diresmikan, Tak Dihadiri Letjen Ahmad Yani
6 Fakta Jembatan Ampera [Fitria/Suara.com]

Pemberian nama Bung Karno terhadap jembatan tersebut sebagai simbolisme terima kasih rakyat Sumatera Selatan kepada peranan dan dedikasi Soekarno dalam merealisasikan cita-cita masyarakat lokal Palembang dan Sumsel.

Dalam buku itu itu ditulis, menciptakan Palembang pasca kolonial, sehingga mau tidak mau Paduka Jang Mulia Soekarno memainkan kontrol yang tidak kecil.

“Bagi Soekarno membangun Palembang, ialah membangun Indonesia. Membangun Jembatan Sungai Musi bukan hanya kebutuhan masyarakat Palembang melainkan masyarakat seluruh Indonesia. Karena itu, Indonesia harus dikotakan dalam kota Palembang bersamaan dengan pembangunan Jembatan Musi,” tulisan di buku itu.

6. Soekarno pernah mengunjungi lokasi pembangunan proyek

Baca Juga:Palembang Diguyur Hujan, Berikut Daerah di Sumsel Diprakirakan Hujan Hari Ini

Dalam kunjungan di Palembang selama dua hari, Soekarno menyempatkan berlayar di Sungai Musi sekaligus melihat bakal lokasi pembangunan proyek Jembatan Musi.

Setelah kunjungan pertama pada tahun 1960, Presiden Soekarno kembali ke Palembang pada tahun 1962 dalam rangka peresmian pemancangan tiang pertama Jembatan Musi.

Pelayaran ini diikuti oleh lebih kurang 400 buah motor tempel dari berbagai daerah antara lain, dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Ilir Banyuasin, dan kota Palembang.

Dalam pelayaran itu, Presiden Soekarno memeriksa proyek pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Musi.

"Saya sepaham dengan buku yang ditulis pak Dedi , Vensia dari Timur. Jika memang Jembatan Amprea diresmikan pada 12 November, sebagai bagian dari peringatan hari Pahlawan di Palembang," tegasnya.

Baca Juga:Dua Mantan Wagub Sumsel Diperiksa Kasus Korupsi Alex Noerdin

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini