alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Simak Doa Sholat Tahajud dan Keutamaan Mengerjakannya

Tasmalinda Senin, 06 September 2021 | 23:00 WIB

Simak Doa Sholat Tahajud dan Keutamaan Mengerjakannya
Ilustrasi berdoa [Shutterstock] Simak Doa Sholat Tahajud dan Keutamaan Mengerjakannya

Doa sholat tajahud menjadi waktu yang utama menyampaikan permintaan kepada sang Pencipta.

SuaraSumsel.id - Salat atau Sholat tahajud menjadi waktu yang dianjurkan untuk menyampaikan keinginan dan doa. Berikut bacaan doa salat tajahud yang bukan hanya sekadar zikir biasa.

Membaca doa salat tajanudi diperintahkan dalam Alquran. Simak doa salat tahajud dan keutamaan mengerjakan salat tahajud.

Salat tahajud tercantum dalam Al-Quran surat Al-Isra (17) Ayat 79,

"Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji". (Q.S. Al-Isra 17:79).

Baca Juga: Sumsel Pastikan Stadion Bumi Sriwijaya Siap Pakai untuk Piala Dunia U-20 2023 Indonesia

Membaca doa setelah shalat tahajud merupakan hal yang dianjurkan, karena doa yang dibaca dapat dikabulkan oleh Allah SWT.

Keutamaan membaca doa setelah shalat tahajud diriwayatkan oleh Abu Umamah yang kemudian bertanya kepada Rasulullah SAW.

Dari Abu Umamah ia berkata; "Rasulullah shallallahu wa`alaihi wa sallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: "Doa di tengah malam terakhir, serta setelah shalat-shalat wajib." (HR. Tirmidzi) [No. 3499 Maktabatu Al Ma`arif Riyadh] Hasan,"

Berikut  bacaan latin doa setelah sholat tahajud yang dapat dikerjakan oleh setiap umat muslim setelah shalat tahajud.

“Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun.

Baca Juga: Bendungan Tiga Dihaji Jaga Eksistensi Lumbung Pangan Sumsel

"Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait