"Dan ini adalah sebuah kekalahan. Kalah karena g punya rasa malu, kalah karena bangga dengan dosa. INGAT ANDA PELAKU BUKAN KORBAN," kata ia.
Gus Miftah menyarankan agar jangan bersikap biasa atas kasus ini. Karena itu harus bertaubat dan memohon ampun kepada pencipta.
"Saran saya, bersikap biasa saja dan terus bertaubat dan memohon ampun kepada Allah, bersyukur masih dikasih kesempatan,"sambunya.
Lalu Gus Miftah juga menjelaskan mengapa ia mengurusi urusan orang lain.
Baca Juga:Bendungan Tiga Dihaji Jaga Eksistensi Lumbung Pangan Sumsel
"Kok Miftah kepo dengan urusan orang? Bukan kepo broooo ini sudah menjadi domain publik, karena dengan sengaja di publis," katanya.
![Pedangdut Saipul Jamil saat meninggalkan Lembaga Permasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (2/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/02/88023-saipul-jamil-suaracomalfian-winanto.jpg)
Gus Miftah pun menuliskan ayat yang mengingatkan agar selalu mengingatkan dan saling menasehati untuk kebenaran dan kesabaran.
"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran," tulis ayat tersebut.
Gus Miftah pun mendoakan jika Saipul Jamil sadar dan sang pencipta menerima taubatnya.
"Saya berdoa untuk anda semoga anda sadar dan Allah menerima taubat anda," pungkas tulisannya.
Baca Juga:6 Pengusaha di Sumsel dan Babel Menunggak Pajak Rp 1,4 Miliar