Saat Mendongeng pada Anak, Ini 3 Hal yang Harus Diperhatikan Orang Tua

Mendongeng ialah bentuk edukasi yang sangat efektif bagi anak-anak.

Tasmalinda
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 21:49 WIB
Saat Mendongeng pada Anak, Ini 3 Hal yang Harus Diperhatikan Orang Tua
Ilustrasi mendongeng

SuaraSumsel.id - Kegiatan mendongeng kerap dilakukan orangtua kepada anaknya, terkhusus menjelang waktu tidur. Cerita yang dibacakan saat mendongeng sebenarnya bisa apa saja, baik fiksi maupun nonfiksi.

Cerita pun bisa dikarang dengan daya khayal dan persepsi nilai orang tuannya. Berikut tips yang diungkap oleh pendongeng sekaligus pegiat literasi, Kak Palupi.

Tidak hanya sekadar bercerita, mendongeng juga orangtua kerap bisa menambahkan adegan-adegan tambahan, misalnya menggunakan boneka.

1. Ikut berimajinasi

Baca Juga:133.000 Dosis Vaksin Moderna Disiapkan bagi Masyarakat Sumsel

Pendongeng harus mampu mengimajinasikan sesuatu melalui ceritanya. Mulai dari bagaimana gambaran alam, binatang, pelangi, hingga bulan. Dengan teknik imajinasi, kita bisa membawa dunia dongeng hingga ke anak-anak dan membuatnya terbuai dengan suasana.

“Kita harus mengimajinasikan sesuatu. Karena saat kita bercerita, tidak mungkin benda-benda konkret kita bawa. Misalkan kayak pelangi, nggak mungkin dong pelanginya ada di bawah,” ujar Kak Palupi.

“Atau kita mau menggunakan imajinasi pohon raksasa, misalnya, nggak mungkin kita bawa pohon raksasa itu, dan kita hanya bisa menyampaikannya lewat imajinasi kita,” sambungnya.

 2. Mendongeng pakai hati

Mendongeng harus dilakukan sepenuh hati orang tua. Hanya dengan begitulah cerita dongeng bisa diterima baik oleh anak-anak saat mendengarnya.

Baca Juga:Pekan Depan, Sekolah di Sumsel Gelar Belajar Tatap Muka

“Untuk teknik mendongeng yang baik itu dari hati. Karena kalau kita mau mendongeng, kita harus menyenangi dunia dongeng dulu. Jadi anak-anak itu kan makhluk sensitif ya, jadi mereka bisa merasakan perasaan di sekelilingnya,” ungkapnya dalam acara Instagram Live Gramedia, Jumat (27/8/2021).

“Jadi kalau mau mendongeng, dibuang dulu perasaan sedih dan rasa kesalnya. Hendaknya, bawakan dongeng itu dengan tenang,” sambung ia.

3. Gunakan ekspresi

Saat berdongeng, ekspresi kita juga harus total. Mulai dari mimik wajah, gerakan, hingga intonasi suara. Dengan ekspresi yang mendukung, anak-anak akan membayangkan sebuah cerita yang menyenangkan.

Ini tiga tips yang harus diperhatikan orang tua saat mendongeng kepada anak atau anak-anaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak