Akidi Effect Berlanjut, Kini Donasi Masyarakat Tionghoa sampai Rp 4 Miliar

Paguyuban Marga Tionghoa mengungkapkan jika dana yang terkumpul kini sudah mencapai Rp 4 miliar. Donasi terus bertambah dari luar Palembang.

Tasmalinda
Selasa, 10 Agustus 2021 | 08:31 WIB
Akidi Effect Berlanjut, Kini Donasi Masyarakat Tionghoa sampai Rp 4 Miliar
Donasi paguyuban marga Tionghoa di Palembang [Andika/suara.com]

SuaraSumsel.id - Akidi Effect dirasakan lebih positif pada keinginan masyarakat Tionghoa berdonasi. Hal ini dibuktikan semakin banyak donasi yang masuk setelah adanya serah terima bantuan kepada Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri, pada 6 Agustus yang lalu.

Ketua Paguyuban Marga Tionghoa Sumsel, Kurmin Halim mengungkapkan donasi tersebut terus bertambah sampai dengan Senin (10/8/2021) mencapai Rp 4 Miliar.

Nilai tersebut bertambah dua kali lipat dibandingkan donasi Rp 2 miliar seperti yang disampaikan pada akhir pekan tersebut.

"Setelah acara tersebut, donasi kian banyak yang masuk, sampai kini (Selasa), sudah lebih Rp 4 Miliar," ujar Kurmin dihubungi, Selasa, (10/8/2021).

Baca Juga:Gubernur Sumsel Belum Pastikan Perpanjangan PPKM Level 4 di Wilayahnya, Kenapa?

Dikatakan Kurmin, bantuan yang disalurkan sebelumnya termasuk gerakan yang cepat. Meski mulanya, kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh komunitas Tionghoa, sudah sering dilakukan.

Inisiasi menyumbang Rp 2 Miliar terkumpul selama dua hari. Mulanya, marga Tionghoa mengumpulkan melalui paguyuban masing-masing.

Lalu, pada Jumat (6/8/2021), dana tersebut hingga Rp 2 Miliar. "Awalnya pun banyak yang tidak mau berkomentar, karena ini kegiatan sosial. Saya pun mengapresiasikan ini, seluruh dana dikumpulkan pada satu rekening seseorang. Rekening ini sudah biasa dijadikan rekening donasi, dia seorang pengusaha juga," ujarnya.

Dengan nilai sudah mencapai Rp 4 miliar ini, diperkirakan sudah ratusan donatur. Nilai donatur juga beragam, dan dikumpulkan dengan simpul yang sudah dikenal terlebih dahulu.

Diakui Kurmin Halim, ia termasuk orang yang sebelum ini memang konsen mengikuti perkembangan COVID 19. Apalagi, beberapa waktu yang lalu,  Sumsel pernah mencapai angka 1.200 pasien COVID 19 perhari. Ini yang menjadi perhatian untuk berdonasi.

Baca Juga:PPATK Ungkap Deretan Kejanggalan Kasus Sumbangan Akidi Tio, Kapolda Sumsel Bikin Curiga

"Penyumbang bukan hanya dari Palembang, namun juga dari kabupaten di luar. Mereka bergerak sendiri, atau melalui paguyuban," sambung ia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini