alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengakuan Deddy Corbuzier Setelah Jadi Muslim: Saya Pusing

Tasmalinda Minggu, 06 Juni 2021 | 16:07 WIB

Pengakuan Deddy Corbuzier Setelah Jadi Muslim: Saya Pusing
Deddy Corbuzier (YouTube). Pengakuan Deddy Corbuzier: Setelah Jadi Muslim, Saya Pusing

Setelah menjadi mualaf, Deddy Corbuzier mengaku pusing menghadapi politik identitas.

SuaraSumsel.id - Deddy Corbuzier ialah seorang mualaf. Belum lama ini dia bersyahdat masuk Islam dengan bimbingan Gus Miftah. Setelah menjadi muslim, Deddy malah mengaku pusing.

Deddy Corbuzier merasa menjadi mualaf itu bukan sesuatu yang asing. Lantara sejak kecil, ia tumbuh dalam komunitas yang mayoritas beragama Islam.

Dalam perbincangan yang diunggah di Youtube Refly Harun, Deddy mengungkapkan ia pusing setelah jadi muslim. Hal ini gegara sering dihujat kanan dan kiri.

“Apa hal yang paling berat dari Deddy Corbuzier setelah jadi muslim?” tanya Refly dikutip Minggu (6/6/2021).

Baca Juga: Penusuk Polisi di Palembang Mengaku Teroris, Kapolda Sumsel: Tidak Langsung Dipercaya

 Deddy menjawab dengan mengawali pada beberapa hal yang terjadi pada dirinya saat non muslim.

 “Haduhhh…kenapa saya jadi seorang msulim bukan apa, karena semua teman yang saya punya itu muslim, pekerjaan di dunia entertain itu muslim, ada momen saya lebih kenal agama ini dibanding agama sebelumnya. Ketika masuk bilang Assamulaikum itu sudah tahu, ketika lebaran tetangga dan teman muslim bawa makanan ke saya. Saya itu merasakan Idul Fitri,” jelasnya.

Deddy mengungkapkan ia pusing setelah jadi muslim, gara-garanya kanan kiri dia serba salah, dihujat melulu lho.

Deddy menjawab langsung soal pertanyaan Refly apa hal terberat setelah jadi muslim.

 “Setelah jadi muslim itu pusing,” jawab Deddy.

Baca Juga: Sumsel Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Juli 2021

Dia mencontohkan kasus atas jawabannya tersebut. Deddy mengaku diserang kanan kiri saat dialog dengan tokoh dari kedua kubu pemahaman keagamaan dalam podcast-nya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait