alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Reaksi Gus Miftah saat Ibadah Haji Kembali Dibatalkan: Mungkin Dosa Kami Terlalu Banyak

Tasmalinda Kamis, 03 Juni 2021 | 20:41 WIB

Reaksi Gus Miftah saat Ibadah Haji Kembali Dibatalkan: Mungkin Dosa Kami Terlalu Banyak
Gus Miftah [instagram] Reaksi Gus Miftah saat Ibadah Haji Kembali Dibatalkan: Mungkin Dosa Kami Terlalu Banyak

Gus Miftah bereaksi dengan kalimat sedih yang menyatakan apakah dosa terlalu banyak, sehingga tidak sudi ditemui.

SuaraSumsel.id - Penceramah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah beraksi dengan mengunggah informasi jika ibadah haji secara dua tahun berturut-turut kembali dibatalkan. Tahun ini, ibadah haji kembali dibatalkan seperti tahun sebelumnya.

Dengan mengunggah berita berjudul dua tahun ibadah haji kembali dibatalkan, Gus Miftah menuliskan keterangan di media sosialnya @gusmiftah.

Ia menuliskan bahwa Allah tidak memanggil orang yang mampu, namun memampukan orang yang terpanggil.

Setelahnya, ia pun menuliskan apakah dosa terlalu banyak sehingga Engkau (Allah) tidak sudi untuk ditemui. Pernyataan ini pun dilengkapi dengan tanda sedih.
 

Baca Juga: Jadi Konten Kreator Yoursay, Warga Sumsel Berkesempatan Raih Hadiah Rp 10 Juta

Unggahan Gus Miftah soal pembatalan ibadah haji [Instagram]
Unggahan Gus Miftah soal pembatalan ibadah haji [Instagram]

“Allah tidak memanggil orang yang mampu
Tetapi memampukan orang yang terpanggil”

Ya Allah....Mungkin dosa kami terlalu banyak
Sehingga Engkau tak sudi kami temui,"

Menanggapi unggahan Gus Miftah ini, warganet pun mengomentarinya. Beberapa diantaranya mempertanyakan mengapa terjadi perbedaan kebijakan antar negara. 

Tidak sedikit juga yang menungkapkan kesedihan karena sudah lama menunggu atrean untuk dapat berangkat haji.

bahrul_hd mengutarakan jika ia dan ibunya sudah daftar sejak 10 tahun yang, namun terpaksa menungga tanpa ada kepastian. Ia pun menulis, Tanah Suci sudah tidak mau didatangi umatnya, karena terlalu banyak dosa yang ditoleransi.

Baca Juga: Juli 2021, Sekolah di Sumsel Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Saya & Ibu saya yg sudah Daftar sejak 10 tahun lalu, terpaksa menunggu tanpa ada kepastian. Sepertinya Tanah Suci sudah tak mau didatangi umatnya, karena terlalu banyak dosa yg sulit ditoleransj.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait