4 Penumpang Tewas Kecelakaan Bus di Tikungan Harmoko, Ini Alasan Disebut Tikungan Harmoko

Tikungan Harmoko memang dikenal rawan, selain bentuk tikungan yang tajam, dengan ruas jalan yang tidak begitu lebar. Tikungan ini terkenal memakan korban jiwa.

Tasmalinda
Kamis, 27 Mei 2021 | 18:09 WIB
4 Penumpang Tewas Kecelakaan Bus di Tikungan Harmoko, Ini Alasan Disebut Tikungan Harmoko
Kecelakaan terjadi di Tikungan Harmoko [Andika/Suara.com] 4 Penumpang Tewas Kecelakaan Maut Bus di Tikungan Harmoko, Ini Sejarah Tikungan Harmoko

Kecelakaan itu terjadi pada bulan Ramadhan, dengan lima orang korban. Para korban kecelakaan yang mengalami luka tersebut dibawa ke Puskesmas Bayung Lincir.

Tikungan itu dikenal dengan kondisi yang cukup curam karena juga berbatasan dengan jurang tebing.

Direktur Polisi Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait membenarkan jika kecelakaan yang terjadi Kamis (27/5/2021) terjadi di tikungan Harmoko.

"Iya, itu tikungan Harmoko," ujarnya.

Baca Juga:Elektabilitas Partai di Sumsel: PDIP dan Golkar Bersaing Ketat, Disusul Gerindra

Kecelakan maut terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, tempatnya di ruas Jalan Lintas Timur Palembang - Jambi KM 214 Desa Senawar Kecamatan, Bayu Lencir, Musi Banyuasin, yakni tikungan Harmoko, Kamis (27/5/2021)

Akibat kecelakaan tersebut, 4 penumpang tewas di lokasi kejadian. Keempat penumpang tersebut yakni Doya Aprilia (28) warga Batu Sangka Paya Kumbu Sumatera Barat yang mengalami luka robek kaki kiri, luka robek tangan kiri dan luka robek di kepala.

Lalu korban AZH (9) warga Koto Solok Sumatera Barat yang mengalami luka robek kaki kiri dan kanan, luka robek selangkangan sebelah kanan, luka robek lipis kiri dan keluar darah telinga.

Korban NF (7) warga Kota Tanggerang yang mengalami luka robek tanggan sebelah kiri, luka robek kening dan keluar darah dari hidung.

Terakhir korban HHS (11) warga Kecamatan Harau Sumatera Barat yang mengalami luka robek lipis kiri, luka robek pinggang sebelah kanan, luka lebam dada kiri dan kanan serta keluar darah dari hidung dan telinga.

Baca Juga:Antisipasi Karhutla, 8 Kabupaten di Sumsel Ini Tetapkan Status Siaga

"Sampai di lokasi kejadian, mobil dengan 33 penumpang tersebut menikung ke kanan menurun ke arah Palembang dengan kecepatan tinggi," kata Ferdinand.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini