alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Harga Daging Sapi di Palembang Tembus Rp180 Ribu Per Kilogram

Ronald Seger Prabowo Rabu, 12 Mei 2021 | 09:19 WIB

Harga Daging Sapi di Palembang Tembus Rp180 Ribu Per Kilogram
Seorang pedagang daging sapi di Pasar Pagi di Jalan Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang melayani pembeli, Selasa (11/5/2021). [Sumselupdate.com]

Padahal pada Sabtu (8/5/2021) lalu, harga daging sapi masih di kisaran Rp140 ribu per kilogram.

SuaraSumsel.id - Harga daging sapi di pasar tradisional Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) semakin meroket jelang lebaran.

Dari pantauan di Pasar Pagi di Jalan Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Selasa (11/5/2021) harga daging sapi tembus Rp180 ribu per kilogram.

Padahal pada Sabtu (8/5/2021) lalu, harga daging sapi masih di kisaran Rp140 ribu per kilogram. Tingginya harga daging sapi juga di Pasar Sayangan yang terletak di Jalan Masjid Lama Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan Ilir Timur. I, Palembang.

Namun berdasarkan pantauan di lapangan, harga daging sapi sedikit lebih murah, yakni pada kisaran Rp170 ribu per satu kilogramnnya.

Baca Juga: Tetap Gelar Salat Id, Masjid Agung Palembang Batasi Hanya 2.000 Jemaah

Tingginya harga daging sapi ini dikeluhkan masyarakat. Salah satunya Ika (43), salah seorang pembeli di pasar pagi di Jalan Macan Lindungan.

Dia mengaku harga daging sapi semakin sulit terjangkau. Mahalnya harga daging sapi, membuat dirinya harus membeli daging sapi sedikit.

“Jadilah beli sedikit. Untuk menambahi lauk makan ketupat, kita siasati membeli ayam pramuka yang harga Rp55 ribu per ekor,” kata Ika dilansir Sumselupdate.com--jaringan Suara.com, Rabu (12/5/2021).

Ika berharap pihak berwenang melakukan langkah antisipasi agar harga daging sapi tidak terus melambung dan tidak membebani masyarakat.

Sebelumnya, Pedagang daging Risdan mengatakan, kenaikan harga daging sapi menjelang Lebaran Idul Fitri dipengaruhi kenaikan harga dari pemasok atau jagalan alias pedagang besar dan meningkatnya permintaan masyarakat.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Palembang, Selasa 11 Mei 2021

“Kami sebagai pedagang sebenarnya tidak terlalu senang terjadinya kenaikan harga karena keuntungan yang diperoleh dalam kondisi ini hampir sama dengan kondisi normal, namun jika modalnya naik dengan berat hati penjualan ke pelanggan disesuaikan naik,” ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait