Puluhan Ternak Ayam Mati Mendadak, Peternak Diminta Waspada Musim Pancaroba

Musim pancaroba dinilai akan mempengaruhi imunitas hewan dan ternak. Di Palembang, puluhan ternak ayam mati mendadak.

Tasmalinda
Senin, 12 April 2021 | 12:00 WIB
Puluhan Ternak Ayam Mati Mendadak, Peternak Diminta Waspada Musim Pancaroba
Salah satu peternak ayam petelur di Kabupaten Malang. [Foto: Times Indonesia] Puluhan ternak ayam mati mendadak, peternak di Palembang diminta waspada musim pancaroba

SuaraSumsel.id - Puluhan ternak ayam dan itik milik peternakan di Kawasan Sukabangun II Palembang, Sumatera Selatan mendadak mati tiga hari yang lalu.

Kematian puluhan ternak ini dinilai akibat virus Newcastel Deseas (ND) atau yang lebih dikenal dengan tetelo yang biasa muncul akibat faktor pancaroba.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DP-KP) Kota Palembang menyatakan virus tersebut tidak membahayakan manusia, namun berbahaya antar hewan tersebut. Dampaknya, bisa lebih berbahaya jika peternak kurang memahami virus tetelo sehingga tidak cepat melaporkan kepada pihak terkait.

"Untungnya pemilik ternak segera melapor dan sampelnya sudah kami kirim ke Balai Veteriner Lampung untuk memastikan virusnya," kata Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DP-KP) Kota Palembang Jafrizal di Palembang seperti dilansir dari ANTARA, Senin (12/4/2021).

Baca Juga:Ini 5 Menu Khas Buka Puasa Ramadhan Ala Wong Palembang

Ia menegaskan baik peternak maupun pemilik hewan seperti halnya kucing, anjing, ayam, burung, entok hingga sapi hendaknya memperhatikan musim pancaroba.

"Sering ternak akan terasa stres, saat musim pancaroba. Saat ini klinik hewan sedang banyak-banyaknya melayani pasien," ujar ia.

Ternak-ternak maupun hewan peliharaan harus divaksin agar imunitasnya dapat bertahan menghadapi kondisi pancaroba, jika tidak dilakukan maka penyakit pada ternak berpotensi kumat sehingga berpengaruh terhadap produksi ternak, atau dapat menimbulkan zoonosis.

Ia juga mengingatkan para peternak dan pemilik hewan peliharaan agar memperhatikan kesehatan hewan untuk mencegah zoonosis, karena 70 persen kesehatan manusia bergantung pada faktor kesehatan hewan.

Baca Juga:Vaksinasi Covid 19 Palembang Tetap Dilanjutkan Selama Ramadan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak