alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dihantam Ombak Besar, Kapal Pengangkut Sawit Tenggelam di Perairan Jambi

Bangun Santoso Selasa, 19 Januari 2021 | 12:31 WIB

Dihantam Ombak Besar, Kapal Pengangkut Sawit Tenggelam di Perairan Jambi
Sebagai ilustrasi: Tim SAR berusaha mengevakuasi penumpang kapal Guide DCDC yang tenggelam di Perairan Malaoge Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Minggu (5/7/2020). [ANTARA FOTO]

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu karena awak kapal berhasil menyelematkan diri dan ditolong nelayan setempat

SuaraSumsel.id - Sebuah kapal motor ukuran besar yang sedang mengangkut kelapa sawit dan buah kelapa tenggelam akibat dihantam ombak tinggi di kawasan perairan Cemara, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, Senin (18/1).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu karena awak kapal berhasil menyelematkan diri dan ditolong nelayan setempat.

"Memang benar ada kapal motor bermuatan sawit dan buah kelapa itu karam dan tenggelam karena hempasan gelombang ombak tinggi di perairan Cemara, Tanjabtim namun awak kapal berhasil selamat dan hanya komoditi perkebunan yang ada di!atas kapal itu tenggelam," kata Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Deden Nurhidayatullah dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dilansir Antara, Selasa (19/1/2021).

Tenggelamnya kapal itu diketahui saat mengangkut komoditi perkebunan buah sawit dan kelapa sebanyak puluhan ton dari Desa Cemara yang akan diantarkan ke salah satu pabrik yang ada di Kecamatan Muara Sabak Barat, namun karena gelombang yang besar mengakibatkan kapal tenggelam.

Baca Juga: Dihantam Ombak, Kapal Muatan Sawit Tenggelam di Perairan Cemara

Kapolres menyebutkan kejadian itu terjadi pada Senin pagi, 18 Januari 2021, sekitar pukul 08.00 WIB, dimana perahu ini menuju Sabak Barat sekitar pukul, 07.30 WIB, namun sampai di perairan Cemara yang tidak jauh dari bibir pantai itu dihantam ombak dan kapal langsung tenggelam.

"Semua ABK kapal selamat, sementara itu komoditi perkebunan kelapa sawit sebanyak 26 ton dan kelapa buah enam ton semuanya ikut tenggelam bersama kapal motor tersebut," kata Deden.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Desa Camara Syawal, membenarkan ada kapal tenggelam di wilayahnya dan semua ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan yang dibantu pihak aparat TNI, Polisi dan warga setempat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait