alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Ditahan, Ratu Akui Video Sebut Polisi Dajjal Dibuat Usai Tahajud

Tasmalinda Rabu, 16 Desember 2020 | 16:01 WIB

Tak Ditahan, Ratu Akui Video Sebut Polisi Dajjal Dibuat Usai Tahajud
Ratu Wiraksini, ibu-ibu di Kabupaten Bogor sepulang dari Polda Metro Jaya usai diperiksa terkait ucapannya di media sosial yang menyebut polisi dengan kata dajjal. (Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi)

Pembuat video yang menyebut polisi dajjal tidak ditahan.

SuaraSumsel.id - Seorang ibu di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tetiba menjadi perhatian publik. Namanya Ratu Wirakini yakni pembuat video yang menyebut polisi dengan kata dajjal.

Video yang dibuatnya pun diunggah ke media sosial hingga akhirnya diciduk polisi.

Beruntung setelah diamankan, ia tidak ditahan polisi.

Pada Senin (14/12/2020) petang,  warga Kampung Albarokah, Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tetiba geger ketika rumah Ratu didatangi tiga mobil yang belakangan diketahui ialah polisi.

Baca Juga: Ngeri! Mukbang Kepala Sapi Utuh, Aksi Ekstrem Pria Ini Viral di Medsos

Ratu Wiraksini dan suaminya Yudin Purba tiba-tiba dijemput polisi tanpa  warga tahu menahu duduk permasalahannya.

Sehari setelahnya, baru diketahui, Ratu sempat diciduk polisi usai ulahnya mengunggah video menghina dengan menyebut polisi 'dajjal'.

Namun Ratu dan suaminya tak ditahan usai dibawa oleh jajaran polisi dari Polda Metro Jaya. Ia dipulangkan pada Senin malamnya.

Kepada Suara.com, Ratu mengaku sangat menyesal atas ulahnya mengunggah video Tik Tok dan menghina institusi polisi.

Ia juga meminta maaf kepada aparat kepolisian dan seluruh rakyat Indonesia atas perbuatan yang telah mengganggu dan merugikan tersebut.

Baca Juga: Momen Pengantin Pria 'Nyosor' Pipi saat Foto, Ekspresi Istri Bikin Salfok

Emak-emak sebut polisi dajjal endingnya minta maaf (Twitter)
Emak-emak sebut polisi dajjal endingnya minta maaf (Twitter)

"Saya bener-bener minta maaf yang sebesar-besarnya kepada kepolisian dan rakyat Indonesia atas perbuatan saya. Semoga tidak ada lagi masyarakat yang membuat video ujaran kebencian. Saya bener-bener menyesal atas perbuatan saya itu. Saya minta maaf," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait