Oleh beberapa tetangga, Siti yang terkapar lemas dengan kepala tertembak dilarikan ke rumah sakit.
Pada sore harinya, Siti menghembuskan nafas terakhir.
Tetangga dan keluarga pemilik kosan Siti mengenal korban sebagai orang yang ramah dan tidak segan berbagi makanan.
Siti pun digambarkan, seolah tidak terlihat dalam kondisi kesulitan uang.
Baca Juga:Warga Pergoki Seorang Remaja Congkel Kotak Amal Masjid, Ini Kata Warganet
Polisi pun sudah menggelar ulang rekontruksi pembunuhan yang terjadi delapan tahun yang silam ini, untuk kemudian menggali informasi lainnya guna penyelidikan lanjutan.
Kontributor : Muhammad Moeslim