Massa Aksi Mahasiswa Enggan Ditemui Staf Ahli, Kami Tunggu Wawako Pulang

Massa aksi mahasiswa tetap bersekukuh menuntut agar surat penolakan undang-undang omnibus law ditandatangi kepala daerah.

Tasmalinda
Senin, 19 Oktober 2020 | 15:27 WIB
Massa Aksi Mahasiswa Enggan Ditemui Staf Ahli, Kami Tunggu Wawako Pulang
Aksi mahasiswa di Palembang, Senin (19/10/2020) (Muhammad Moeslim/suara.com)

SuaraSumsel.id - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Sumatera Selatan (BEM-SS) melanjutkan aksi penolakan Undang-Undang UU Omnibus Law Cipta Kerja di kantor Walikot Palembang.

Aksi ini yang sempat molor ini sempat ditemui oleh staf ahli. Namun mahasiswa menolak hanya ditemui oleh staf ali Seketariatan Daerah atau Sekta kota Palembang.

Mereka akan menunggu tiga orang pimpinan di Pemkot Palembang, yakni Wali Kota, Wawako dan Sekda.

"Kami akan tetap disini sampai ada Wali Kota Bapak Harnojoyo, Wawako Ibu Fitrianti Agustinda dan Sekda Bapak Ratu Dewa. Tadi ada staff Pemkot Palembang yang mau menemui kami, tapi kami tolak! Kami tidak mau ditemui staf ahli,"kata Koordinator Aksi (Korak) BEM SS Jabar Kala Lanang Senin, (19/10/2020)

Baca Juga:Tidak Puas, Mahasiswa Akan Geruduk Istana Lagi 20 Oktober

Pihak Pemkot sempat mengajak mereka berdiskusi dan menjelaskan Wali Kota Palembang tengah berada di Jakarta menjalankan tugas luar kota sedangkan seketaris daerah juga menjalankan tugas luar kota, yakni ke Tanggerang Selatan.

Wakil Wali Kota Fitrianti Agustinda sendiri ada di Palembang, namun tengah menjalankan tugas dinas dan tidak berada di ruangan kerjannya.

"Makanya kami mau menunggu Ibu Fitrianti Agustinda karena dia ada di Palembang. Kalau mereka tidak menemui kita artinya kami mahasiswa se Sumsel menyatakan emosi tidak percaya kepada Wali Kota Palembang,"tegas ia.

Adapun dua tuntutan BEM se Sumsel yakni meminta agar Wali Kota, Wawako atau Sekda membubuhkan tanda tangan ikut menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja dan juga melayangkan surat penolakan undang-undang tersebut kepada Presiden RI Jokowi.

"Kami BEM SS serentak menemui kepala daerah di Sumsel meminta tanda tangan dukungan dan mereka melayangkan surat kepada Presiden. Dua itu tuntutan kita makanya kita akan tunggu sampai kami menemukan pimpinan bukan staf ahli," ungkapnya.

Baca Juga:Jaga Ekonomi, Gubernur Sumsel Minta Bupati dan Wali Kota Genjot Pertanian

Staf Ahli Bidang Keuangan Pendapatan Daerah Hukum dan Ham Altur Febriansyah mengatakan ia diperintahkan menemui massa aksi dari BEM se Sumsel.

"Pak Wali Kota, Ibu Wakil dan Pak Sekda lagi dinas luar. Jadi tidak bisa menemui adik-adik mahasiswa,"ucapnya.

Pantauan SuaraSumsel.id ada sekitar ratusan massa mahasiswa dengan menggunakan almamater berbeda warna dari beragam universitas terlihat di gedung Wali Kota Palembang pukul 14.00 WIB.

Mereka sempat mengancam masuk ke gedung walikota namun aksi tetap berjalan kondusif.

Kontributor : Muhammad Moeslim

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini