30 September Jembatan Ampera Diresmikan Ahmad Yani Sebelum Tragedi G30S/PKI

Jembatan Ampera ialah sejarah sisa pengabdian sang panglima Jenderal TNI AHmad Yani.

Tasmalinda
Rabu, 30 September 2020 | 19:12 WIB
30 September Jembatan Ampera Diresmikan Ahmad Yani Sebelum Tragedi G30S/PKI
Jembatan Ampera Palembang. (Shutterstock)

SuaraSumsel.id - Tragedi 30 September 1965 menyisahkan banyak kisah memilukan. Indonesia harus kehilangan tujuh perwira di Angkatan Darat (AD) termasuk Ahmad Yani, yang kala itu menjabat Panglima TNI AD berpangkat letnan jenderal (letjen).

Panglima TNI AD Letjen Ahmad Yani pun meninggalkan kisah tersendiri bagi Ibu Kota Sumatera Selatan, Palembang.

Siang hari pada 30 September 1965, sekira pukul 10.00 WIB, jenderal kelahiran Purworejo ini berada di Kota Palembang.

Kedatangannya guna meresmikan jembatan yang menjadi ikon kebanggan Kota Pempek, yakni Jembatan Ampera yang namanya diberikan Presiden RI pertama, Soekarno.

Baca Juga:Update Covid 19, Sumsel Bertambah 110 Pasien Hari Ini

Jembatan terpanjang Asia Tenggara kala itu direncanakan bisa dinikmati oleh masyarakat Palembang.

Peresmian dilakukan dengan penekanan sirine sebagai tanda selesainya jembatan, dilaksanakan oleh Letjen Ahmad Yani didampingi Gubernur Sumatera Selatan Brigjen TNI H Abu Yasid Bustami yang menggantikan Presiden Soekarno karena berhalangan hadir pada kesempatan tersebut.

Setelah peresmian, Ahmad Yani langsung menuju  Lapangan Terbang Talang Betutu yang berada di kawasan KM 11 Palembang untuk bertilak menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kisah yang bersumber dari jurnal Kabib Soleh adan Dina Nindiati, tahun 2008, Universitas Palembang yang ditulis oleh akun instagram Palembang_Viral.

Sumber lain juga menyebutkan, kedatangan Ahmad Yani di Palembang menjadi momen terakhir sang panglima.

Baca Juga:Polda: Tak Ada Nobar Film G30S/PKI di Sumsel

Merunut pada catatan sejarah yang ada, Presiden Soekarno meresmikan pemasangan tiang pancang perdana Jembatan Ampera pada April 1962.

Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan pengerjaannya selesai dalam dua tahun agar dapat digunakan masyarakat Palembang. Namun kenyataannya, target tersebut meleset.

Jembatan yang membelah Sungai Musi ini baru rampung dikerjakan pada tahun 1965. Kemudian diresmikan pada 30 September 1965, tepat 55 tahun silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini