Begini Cara Mempersiapkan dan Menghitung Dana Pendidikan Untuk Anak

Banyak orangtua yang belum paham dan tahu bagaimana mempersiapkan dana pendidikan untuk anak di kemudian hari.

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Minggu, 27 September 2020 | 19:14 WIB
Begini Cara Mempersiapkan dan Menghitung Dana Pendidikan Untuk Anak

SuaraSumsel.id - Di lingkup keluarga, ibu dipercaya memiliki peran laiknya bendahara. Ibu dianggap mampu mengatur pemasukan dan pengeluaran agar semua kebutuhan keluarga terpenuhi termasuk biaya pendidikan anak.

Tapi tidak sedikit juga ibu -- bahkan orangtua -- yang belum paham dan tahu bagaimana mempersiapkan dana pendidikan untuk anak di kemudian hari.

Financial Trainer QM Financial, Fransisca Emi mengatakan meski anak belum masuk sekolah, idealnya orangtua harus sudah menghitung dana pendidikan untuk anak.

Konsep yang bisa diterapkan dalam menetapkan tujuan finansial pendidikan, adalah judul, jangka waktu dan nilai.

Baca Juga:Cara Cek Bantuan Kuota Kemendikbud, untuk Pengguna Telkomsel, Tri, XL, Axis

Judulnya adalah dana pendidikan uang pangkal sekolah, jangka waktu pendek, menengah, atau panjang. Sedangkan nilai bisa berupa inflasi kenaikan biaya uang pangkal.

Misalnya, untuk biaya pangkal sekolah anak yang akan masuk sekolah tiga tahun lagi.

Apabila saat ini uang pangkal di sekolah yang bakal dituju anak sebesar Rp 20 juta, maka setelah tiga tahun akan ada inflasi kenaikan uang pangkal yang harus diperhatikan orangtua.

"Inflasi dana pendidikan itu lebih tinggi dibanding dana umum. Kalau sempat survei sekolah incaran impian anak, coba dicek angka inflasinya berapa," ujar Fransisca dalam acara Squad Online, beberapa waktu lalu.

Dana itu baru untuk satu anak di satu jenjang sekolah, belum termasuk SMP, SMA, dan S1.

Baca Juga:Orangtua, Ini Cara Memilih Mainan yang Aman Untuk Anak

Maka perkiraan kenaikan dalam tiga tahun bisa delapan persen, yang artinya tiga tahun mendatang, biaya uang pangkal dari yang Rp 20 juta berubah menjadi Rp 25 juta.

"Kalau kita hitung nilai sekarang, uang pangkal Rp 20 juta, asumsi inflasi delapan persen, tiga tahun lagi uang pangkal Rp 25 juta yang perlu disiapkan," jelasnya.

Perhitungkan pula jangka waktu uang yang akan dibayarkan apakah jangka pendek dibutuhkan dalam waktu kurang dari lima tahun, jangka menengah lima hingga 10 tahun, jangka panjang 10 hingga 15 tahun dan jangka lebih panjang di atas 15 tahun.

Jangka waktu penggunaan dana ini bisa diinvestasikan dalam bentuk usaha, emas, tanah dan sebagainya. Apabila dana digunakan dalam jangka pendek maka investasikan dana dengan risiko rendah.

"Semakin tinggi risikonya, maka dana yang digunakan harus yang berjangka panjang agar memberikan waktu untuk bersiap apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak