facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Seperti Namanya, Kue Ini Dimasak Selama 8 Jam

Tasmalinda Minggu, 13 September 2020 | 09:46 WIB

Seperti Namanya, Kue Ini Dimasak Selama 8 Jam
Kue delapan jam merupakan kue tradisional kota Palembang

Kue delapan jam dimasak dengan waktu lebih dari delapan jam

SuaraSumsel.id - Kue asli kota Palembang ini memang cukup unik. Selain diberi nama delapan jam, rasanya juga sangat legit. Perpaduan telur, gula dan susu menjadikan rasanya nendang di lidah.

Bagi penyuka rasa manis, kue ini salah satu yang direkomendasikan untuk dinikmati saat mengunjungi kota pempek ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Tradisional Palembang, Yus Elisa mengatakan lama pembuatan kue tradisional ini memang sampai delapan jam. Selain dikukus selama delapan jam dengan api sedang, kue ini pun dipanggang selama 20 menit.

“Proses membuatnya memang lama, dan ada tips saat mengkukusnya agar tekstur kue tetap mengembang,” katanya kepada SuaraSumsel.id, Minggu (13/9).

Baca Juga: Ngilu Lihatnya! Ini Wujud Kuliner Ekstrem Sirdan, Torpedo Rebus ala Turki

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kue delapan jam, yakni telur ayam atau telur bebek sebanyak 25 butir, gula 500 gram, susu kental manis satu kaleng, tepung terigu 100 gram, dan butter juga 100 gram.

Pemilik Toko Kue Bunda Rayya menyatakan memasak kue delapan jam harus lebih dari delapan jam.
Pemilik Toko Kue Bunda Rayya menyatakan memasak kue delapan jam harus lebih dari delapan jam.

“Dalam bahan yang padat dengan komposisi telur, jangan lupa tambahkan vanili, sebagai penghilang rasa amis dari telur,” sambung ia.

Setelah seluruh bahan disiapkan, maka proses pembuatan dimulai dengan mengaduk telur dan gula selama 10-20 menit. Setelah gula dirasa larut maka tambahkan susu kental manis yang dituangkan berlahan pada adonan.

“Setelah adonan kental, masukkan butter, lalu masukkan tepung terigu yang sudah terlebih dahulu diayak dan terakhir, aduk merata. Saat mengaduk, awalnya menggunakan kecepatan tinggi, lalu direndahkan setelah gula larut dalam adonan,” terang Yus.

Setelah bahan adonan siap dikukus, Yus mengingatkan agar saat mengukus perlu menggunakan api yang sedang. Bagian kepala pengukus sebaiknya diberi kain penutup agar uap air tidak masuk ke adonan kue.

Baca Juga: Majukan Wisata Kuliner, Pontianak Ingin Kolaborasi dengan Konten Kreator

Kue delapan jam merupakan kue khas kota Palembang
Kue delapan jam merupakan kue khas kota Palembang

“Saat mengukus dan setiap satu jam, haruslah kepala kukusan dibuka guna menghilangkan uap. Setiap satu jam, kepala kukusan dibuka beberapa menit, agar ada udara yang masuk. Ini tips agar stuktur kue padat,” bebernya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Berita Terkait