Jejak Aisyah, Bawa Jumputan Go Internasional

Aisyah. Begitulah sapaan akrab Angel Eva Christine, perempuan asal Medan ini telah membawa jumputan Palembang bisa Go Internasional. Sapaan ini pun kini menjadi bagian dari merek dagang kain jumputan yang diproduksinya.

Tasmalinda
Rabu, 02 September 2020 | 20:18 WIB
Jejak Aisyah, Bawa Jumputan Go Internasional
Masker jumputan yang diproduksi Jejak Aisyah yang telah Go Internasional

SuaraSumsel.id - Aisyah. Begitulah sapaan akrab Angel Eva Christine, perempuan asal Medan ini telah membawa jumputan Palembang bisa Go Internasional. Sapaan ini pun kini menjadi bagian dari merek dagang kain jumputan yang diproduksinya.

“Paling jauh (mempromosikan jumputan) sampai ke luar negeri, seperti Belanda dan Amerika Serikat. Ternyata, mereka berminat memakai produk kami seperti masker jumputan,”Aisyah kepada Suara.com, Rabu (2/9/2020).

Masker jumputan merupakan salah satu produk yang dijual selain beragam produk lainnya. Harga yang dikenakan pada setiap produk juga beragam, sesuai dengan jenis produknya.

“Jika masker dibandrol Rp23.500, sedangkan kain mulai dari Rp199.000 hingga kelipatannya,” sambung ia.

Baca Juga:Ada Kain Khas Bali di Uang Baru, Gubernur Koster Ikut Bangga

Mantan penyiar radio ini menceritakan, awal mula tertarik menekuni bidang ini karena berniat membantu pengerajin kain agar memperoleh pangsa pasar yang lebih baik.

“Saya tinggal di Palembang sejak awal tahun, dan kebetulan sangat tertarik dengan khasanah budaya Indonesia. Lewat Jejak Aisyah ini, saya sangat ingin mempromosikan kain-kain Indonesia,” tambah dia.

Apalagi, setelah melihat langsung proses pembuatan jumputan yang memakan waktu hingga tujuh hari, makin menggerakkan niatan untuk membantu para pengerajin. Selain mempromosikan, Aisyah juga memberikan pengetahuan bagaimana mengetahui keaslian kain.

“Saat ini, banyak masyarakat yang belum bisa membedakan kain jumputan asli atau bukan, padahal jumputan asli memiliki ciri-ciri hasil dari proses pembuatannya,” ungkapnya.

Semua produk Jejak Aisyah telah dijual di Rumah Limas di Demang Lebar Daun, Kota Palembang. Namun, karena situasi pandemi Covid-19, proses penjualan hanya berlangsung dari rumahnya.

“Alhamdulilah, usaha saya ini masih bertahan di tengah pandemi. Pemesanan lebih banyak secara online terutama dari Jakarta,” ujarnya.

Selain menggerakkan para pengerajin, bisnis Jejak Aisyah juga menyisihkan keuntungan penjualan produknya guna membantu warga yang terdampak pandemi saat ini melalui program “Jumat Berkah”.

“Bagi saya, makna sukses itu bagaimana kita bisa mensukseskan dan bermanfaat bagi orang banyak, khususnya yang ada di sekitar kita,” tutup Aisyah.

Kontributor : Rio Adi Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak