Gara-gara Jagung, Pria Tega Tusuk Tetangga Berulang Kali

Pelaku menusuk korban hingga 3 kali.

M Nurhadi
Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:35 WIB
Gara-gara Jagung, Pria Tega Tusuk Tetangga Berulang Kali
Ilustrasi penikaman atau penusukan. (Shutterstock)

SuaraSumsel.id - Seorang pria berinisial R (36) diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Nanggalo, Kota Padang  lantaran menikam tetangganya sendiri pada Kamis (30/7/2020).

Akibatnya, korban yang diketahui bernama Dadang (57) harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WIB, dengan lokasi tidak jauh dari Markas Polsek (Mapolsek) Nanggalo. 

Kapolsek Naggalo, AKP Sosmedya mengatakan, latar belakang penusukan tersebut diduga karena ada permasalahan pribadi antara pelaku dan korban. Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan penusukan karena sakit hati terhadap korban.

Baca Juga:Jelang Pilkada Pasaman Barat, Kadisdik Dituduh Galang Dukungan Untuk Bupati

“Pelaku dan korban ini bertetangga. Ini masalahnya masalah keluarga, mungkin karena sakit hati, dilakukannya itu (penusukan),” ujar Sosmedya kepada Padangkita.com melalui sambungan telepon, Kamis (30/7/2020).

Kronologi kejadian bermula saat korban mengetahui tanaman jagung yang ditanamnya di sebelah rumah dicabut oleh keponakan pelaku yang masih berumur tujuh tahun. Korban lantas mengejar keponakan pelaku hingga ke dalam rumahnya.

Mengetahui anaknya dikejar korban, ibu anak tersebut tidak terima dan melaporkan kejadian itu kepada pelaku.

Mendapati laporan keponakan dikejar korban sampai ke dalam rumah, pelaku langsung naik pitam. Ditambah, selama ini hubungan keluarga pelaku dengan korban tidak harmonis. Akhirnya pelaku melampiaskan sakit hatinya dengan menusuk korban.

“Keponakan pelaku ini dikejar oleh korban ke rumahnya tadi malam, (29/7/2020). Orang tuanya mengadu ke pelaku. Karena sakit hati, siang tadi dicarinya korban, pas bertemu langsung dilakukannya (ditusuk),” kata Kapolsek.

Baca Juga:Tega! Tukang Ojek Cabuli Anak di Bawah Umur Usai Diberi Obat Penenang

Penusukan itu, lanjut Sosmedya, terjadi di warung milik korban. Pada saat itu, korban sedang duduk. Secara tidak terduga, pelaku langsung melakukan penyerangan dengan pisau yang telah dipersiapkannya.

Akibat ulah pelaku, korban mengalami luka tusuk di tiga bagian tubuhnya, yaitu luka robek pada bagian siku tangan sebelah kiri, luka tusuk pada bagian pinggang sebelah kiri dan luka robek pada bagian pelipis kiri.

“Sekarang korban sudah dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina, Padang,” ucap Sosmedya.

Usai menusuk korban, pelaku sempat melarikan diri. Namun, tidak lama kemudian menyerahkan diri diantar oleh keluarganya.

“Istri korban melihat suaminya ditarik dan ditusuk dengan senjata tajam melapor ke Polisi (Polsek Nanggalo). Kita telusuri, diketahui pelaku larinya ke arah Simpang Haru. Namun, kita lakukan pendekatan dengan keluarganya, akhirnya dia diantar oleh keluarganya,” tutur Sosmedya.

Saat ini pelaku telah ditahan di tahanan Polsek Nanggalo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak