- PT Bukit Asam Tbk meraih dua penghargaan Katadata ESG Insight Award 2026 di Jakarta pada Kamis (17/9/2026).
- Penghargaan tersebut diberikan atas keunggulan perusahaan dalam pengelolaan emisi, tata kelola dekarbonisasi, dan pencapaian pada Pilar ESG.
- Dampak dari pencapaian ini memotivasi perusahaan memperkuat penerapan prinsip lingkungan serta teknologi rendah emisi secara bertahap.
SuaraSumsel.id - Langkah PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dalam menekan emisi dan memperkuat tata kelola keberlanjutan mendapat apresiasi di tingkat nasional. PTBA meraih dua penghargaan Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Dua penghargaan tersebut diberikan pada Pilar ESG dan Pilar Lingkungan. PTBA dinilai memiliki kinerja unggul dalam pengelolaan emisi dan tata kelola dekarbonisasi jangka panjang, sekaligus menunjukkan kinerja lingkungan melalui elektrifikasi armada dan pengembangan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2026, yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil untuk membahas perkembangan serta praktik keberlanjutan.
ESG PTBA Tak Hanya Soal Lingkungan
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam kegiatan usaha.
“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi PTBA untuk semakin memperkuat penerapan prinsip ESG dalam menjalankan kegiatan usaha. Kami berupaya menjaga keseimbangan antara kinerja operasional, pengelolaan lingkungan, tata kelola yang baik, serta penciptaan manfaat bagi masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujar Eko.
Menurut Eko, transformasi PTBA diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan bernilai tambah dengan tetap mempertimbangkan keberlanjutan jangka panjang.
Bagi perseroan, agenda keberlanjutan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari transformasi bisnis melalui efisiensi, inovasi teknologi, pengurangan emisi, dan penguatan tata kelola.
“Bagi PTBA, keberlanjutan merupakan bagian dari transformasi perusahaan. Langkah ini diwujudkan melalui peningkatan efisiensi, inovasi teknologi, pengurangan emisi, serta penguatan tata kelola untuk mendukung perjalanan menuju target Net Zero Emission,” tambahnya.
Baca Juga: PTBA Raih Silver Winner Greenovation 2026 Lewat Inovasi Energi Surya
Elektrifikasi Armada hingga Teknologi CCUS
Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, menjelaskan pengelolaan aspek lingkungan dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai inisiatif ke dalam kegiatan operasional perusahaan.
Salah satunya melalui elektrifikasi peralatan tambang serta pengembangan teknologi rendah emisi, termasuk CCUS.
Menurut Dedy, penerapan teknologi tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknologi, efektivitas, serta kontribusinya terhadap sasaran dekarbonisasi perusahaan.
“Kami mengembangkan berbagai langkah untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan menurunkan emisi, antara lain melalui elektrifikasi peralatan tambang dan pengembangan teknologi rendah emisi. Implementasinya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknologi, efektivitas, serta kontribusinya terhadap sasaran dekarbonisasi perusahaan,” kata Dedy.
Namun, upaya mencapai target dekarbonisasi tidak hanya membutuhkan teknologi. Menurut Dedy, tata kelola yang terukur juga diperlukan sejak tahap perencanaan hingga evaluasi.
Berita Terkait
-
PTBA Raih Silver Winner Greenovation 2026 Lewat Inovasi Energi Surya
-
Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi
-
PTBA Dorong Kemandirian Kelompok Binaan lewat Penguatan Kepemimpinan
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Pasar Dinamis, BRI Ajak Nasabah Kelola Portofolio Investasi Lebih Strategis
-
PTBA Raih 2 Penghargaan KESGI Award 2026, Diapresiasi atas ESG dan Dekarbonisasi
-
Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP
-
Kilang Plaju Komitmen Bersih & Berintegritas, Perkuat Sistem Manajemen dan Anti Penyuapan
-
BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!