- PT Bukit Asam Tbk menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan kolektif bagi enam perempuan Kelompok Binaan Puyuh Petelur sejak tahun 2024.
- Pelatihan empat sesi ini bertujuan melatih anggota menyampaikan gagasan, mengambil keputusan bersama, serta bertanggung jawab memajukan usaha.
- Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kemandirian kelompok dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
SuaraSumsel.id - Mengembangkan usaha tidak cukup hanya dengan modal dan keterampilan teknis. Kelompok masyarakat juga membutuhkan kemampuan untuk mengambil keputusan dan membagi peran agar usaha dapat berjalan secara mandiri.
Hal tersebut menjadi perhatian PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dalam mengembangkan Kelompok Binaan Puyuh Petelur yang dirintis bersama Agustian Kholik sejak 2024.
Melalui Program Transformasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI), PTBA tidak hanya mendorong pengembangan usaha kelompok, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Salah satunya melalui pelatihan collective leadership yang diikuti enam anggota perempuan kelompok binaan.
Pelatihan tersebut dirancang untuk mendorong anggota agar tidak hanya menjalankan aktivitas operasional, tetapi juga aktif menyampaikan gagasan, merumuskan tujuan, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap perkembangan usaha kelompok.
Enam Perempuan Belajar Memimpin Bersama
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan penguatan kapasitas menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada terbentuknya usaha, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat yang menjalankannya. Melalui collective leadership, setiap anggota didorong untuk berani mengambil peran, menyampaikan gagasan, mengambil keputusan bersama, dan bertanggung jawab terhadap kemajuan kelompok,” jelas Eko.
Menurut Eko, kemampuan memimpin secara bersama-sama dapat menjadi fondasi bagi kelompok untuk membangun kemandirian sekaligus menciptakan penghidupan yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan tersebut, keberhasilan kelompok tidak hanya bergantung pada satu orang. Setiap anggota memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam menentukan arah usaha.
Baca Juga: CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
Sustainable Economic, Social and Environment Department Head Sustainability PTBA, Listati, mengatakan pelatihan menggunakan pendekatan experiential learning sehingga peserta terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
Pelatihan terdiri atas empat sesi, yakni co-lead, role play, diskusi reflektif, dan penyusunan action plan. Melalui rangkaian tersebut, peserta dilatih merumuskan tujuan, mengidentifikasi persoalan, mempertimbangkan alternatif, membangun komunikasi, hingga mengambil keputusan secara kolektif.
Hasil observasi dalam pelatihan menunjukkan peserta semakin mampu menjalankan sejumlah fungsi tersebut.
“Pelatihan merupakan bagian dari upaya Perseroan meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat membangun pola pikir dan jiwa kepemimpinan setiap anggota sehingga mampu berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan,” ujar Listati.
Ia berharap kapasitas yang telah dibangun dapat terus berkembang sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan kelompok, tetapi juga masyarakat di sekitarnya.
Dari Usaha Puyuh hingga Promosi Kelompok
Berita Terkait
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla
-
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas
-
Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media
-
Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang
-
OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah