- Kualitas udara Palembang pada Kamis (17/9/2026) mencapai kategori berbahaya akibat polutan PM2.5 yang sangat tinggi.
- Peningkatan konsentrasi polutan tersebut disebabkan oleh kabut asap dari ribuan titik kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.
- Warga diimbau untuk membatasi aktivitas fisik di luar ruangan dan menggunakan masker demi menghindari paparan polusi berbahaya.
Ketika kualitas udara berada pada kategori berbahaya, masyarakat dapat mengurangi paparan dengan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama aktivitas fisik berat.
Jika harus keluar rumah, penggunaan masker yang sesuai dapat dipertimbangkan untuk membantu mengurangi paparan partikel udara.
Masyarakat juga perlu memperhatikan kelompok yang lebih rentan terhadap polusi udara dan menghindari membawa mereka beraktivitas terlalu lama di luar ruangan ketika kualitas udara sedang buruk.
Yang tidak kalah penting, kondisi udara perlu dipantau secara berkala karena angka kualitas udara dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan pergerakan asap.
Jadi, persoalannya hari ini bukan sekadar Palembang sedang berkabut. Angka pemantauan menunjukkan udara yang dihirup warga memang sedang berada pada kondisi berbahaya.
Tag
Berita Terkait
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?
-
Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga
-
ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim