- Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo PALI dan Kejari PALI mengadakan sosialisasi pencegahan fraud pada 7 September 2026.
- Kegiatan di Hotel Srikandi PALI tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman hukum dan mitigasi risiko operasional pegawai.
- Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang patuh, berintegritas, dan menjaga kepercayaan nasabah.
SuaraSumsel.id - Bank Sumsel Babel terus memperkuat komitmen dalam membangun operasional perbankan yang aman, patuh, dan berintegritas. Salah satunya melalui peningkatan pemahaman hukum serta kewaspadaan terhadap potensi fraud di lingkungan kerja.
Melalui Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo PALI, perseroan berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Sosialisasi Pencegahan Tindakan Fraud dan Mitigasi Risiko Hukum dalam Operasional Perbankan, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Srikandi PALI tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi dan kesadaran pegawai terhadap berbagai risiko hukum serta potensi fraud yang dapat muncul dalam aktivitas operasional perbankan.
Sosialisasi dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri PALI Hamidi, S.H., M.H., Kasi Datun Kejari PALI Alfina Armando Parensyah, S.H., M.H., serta Kasi Pidsus Kejari PALI Akbari Darnawinsyah, S.H.
Dari Bank Sumsel Babel, kegiatan diikuti Pimpinan Cabang Pendopo PALI Lia Marliyanda bersama jajaran pegawai Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo PALI.
Perkuat Pemahaman Hukum dan Pencegahan Fraud
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai pencegahan fraud dan mitigasi risiko hukum dalam aktivitas operasional perbankan.
Materi yang disampaikan menjadi ruang pembelajaran bagi pegawai untuk mengenali berbagai potensi fraud, baik yang bersumber dari internal maupun eksternal. Selain itu, sosialisasi juga memperkuat pemahaman pegawai terhadap aspek hukum yang berkaitan dengan aktivitas dan tanggung jawab dalam operasional perbankan.
Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Pendopo PALI, Lia Marliyanda, mengatakan pemahaman terhadap risiko hukum dan pencegahan fraud merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan kepatuhan dan integritas.
Baca Juga: Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
“Pemahaman terhadap aspek hukum dan pencegahan fraud merupakan bagian penting dalam menjalankan aktivitas perbankan. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai semakin memahami potensi risiko yang dapat terjadi serta mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan, dan integritas,” ujar Lia.
Menurutnya, peningkatan pemahaman tersebut juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk memperkuat kualitas tata kelola dan meminimalkan potensi pelanggaran dalam setiap aktivitas operasional.
Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan Kejari PALI
Sinergi dengan Kejaksaan Negeri PALI diharapkan dapat memperluas perspektif pegawai Bank Sumsel Babel dalam memahami konsekuensi hukum dari setiap aktivitas operasional.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan agar potensi pelanggaran dan risiko hukum dapat diantisipasi sejak dini.
Bagi Bank Sumsel Babel, pengembangan kompetensi sumber daya manusia tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memberikan layanan perbankan kepada masyarakat dan nasabah.
Berita Terkait
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Bank Sumsel Babel Dorong Transaksi Keuangan Desa OKU Timur Lebih Transparan lewat SISKUDES TNT
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan Peremajaan Sawit Berkelanjutan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional