- Penyidik KPK menggeledah ULP Sekretariat Daerah dan Kantor Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim pada Rabu, 9 September 2026.
- Polres Muara Enim mengerahkan personel untuk mengamankan jalannya proses penggeledahan oleh KPK di dua lokasi tersebut.
- KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai barang bukti yang diamankan maupun perkara spesifik yang mendasari penggeledahan.
SuaraSumsel.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Kali ini, penyidik lembaga antirasuah tersebut menyasar dua lokasi sekaligus, yakni Unit Layanan Pengadaan atau ULP Sekretariat Daerah dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Penggeledahan berlangsung pada Rabu (9/9/2026). Tim penyidik KPK dilaporkan membagi personel menjadi dua kelompok untuk melakukan pemeriksaan di dua lokasi berbeda. Hingga sore hari, proses penggeledahan masih berlangsung dan belum diketahui dokumen maupun barang apa yang diamankan penyidik.
Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan kedatangan tim KPK dan penggeledahan di dua lokasi tersebut.
“Iya benar, ada tim KPK datang ke Muara Enim dan melakukan penggeledahan di dua tempat tersebut,” kata Situmorang.
Menurutnya, kepolisian juga menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan selama proses penggeledahan berlangsung.
KPK Bagi Tim ke ULP dan PUPR
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tim KPK tiba di lingkungan Pemkab Muara Enim sekitar pukul 10.00 WIB.
Satu tim bergerak menuju Unit Layanan Pengadaan atau Bagian Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim.
Sementara tim lainnya melakukan penggeledahan di Kantor Dinas PUPR Muara Enim.
Baca Juga: Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
Penggeledahan di dua lokasi tersebut menjadi perhatian karena ULP dan Dinas PUPR berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa serta pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan pemerintah daerah.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai perkara yang secara spesifik menjadi dasar penggeledahan tersebut.
Pengamanan Ketat di Lokasi
Kedatangan penyidik KPK mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Di lokasi ULP, petugas kepolisian terlihat berjaga di sekitar ruangan selama proses penggeledahan berlangsung.
Akses di sekitar lokasi pemeriksaan juga mendapat pengamanan sehingga aktivitas penyidik di dalam ruangan tidak seluruhnya dapat dipantau.
Menurut informasi yang diperoleh dari lapangan, tim penyidik KPK menggunakan sejumlah kendaraan saat mendatangi kompleks Pemkab Muara Enim sebelum kemudian bergerak ke lokasi penggeledahan.
Berita Terkait
-
Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
-
Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim
-
Nama Bupati Edison Disebut di Sidang Smart Board, JPU Ungkap Dugaan Aliran Rp3,36 Miliar
-
Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?