- Penyidik KPK menggeledah ULP Sekretariat Daerah dan Kantor Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim pada Rabu, 9 September 2026.
- Polres Muara Enim mengerahkan personel untuk mengamankan jalannya proses penggeledahan oleh KPK di dua lokasi tersebut.
- KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai barang bukti yang diamankan maupun perkara spesifik yang mendasari penggeledahan.
KPK Belum Ungkap Barang yang Dicari
Salah satu pertanyaan yang kini menjadi perhatian adalah dokumen atau barang apa yang sedang dicari penyidik. Hingga penggeledahan berlangsung, belum ada informasi resmi mengenai barang bukti yang diperiksa maupun diamankan dari ULP dan Kantor Dinas PUPR Muara Enim.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo yang dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut juga belum menjelaskan secara rinci perkara yang menjadi dasar penggeledahan.
KPK menyatakan masih akan melakukan pengecekan terkait informasi tersebut.
Penggeledahan terbaru ini terjadi di tengah penyidikan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang telah ditangani KPK.
Dalam perkara sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan pada 7–8 Juni 2026 dan kemudian menetapkan sejumlah tersangka. Penyidik juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi dan menyita dokumen yang diduga berkaitan dengan proses pengadaan serta pihak-pihak yang terlibat.
Namun, apakah penggeledahan di ULP dan Dinas PUPR pada Rabu (9/9/2026) merupakan pengembangan langsung dari perkara tersebut atau terkait perkara lain, belum dapat dipastikan sebelum ada penjelasan resmi dari KPK.
Dua Lokasi Jadi Sorotan
ULP atau Bagian Pengadaan Barang dan Jasa memiliki peran dalam proses pengadaan di lingkungan pemerintah daerah. Sementara Dinas PUPR berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan dan pekerjaan infrastruktur. Karena itu, penggeledahan di dua lokasi tersebut kini menjadi sorotan publik di Muara Enim.
Baca Juga: Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
Hingga berita ini diturunkan, penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan di lokasi dan belum ada informasi resmi mengenai hasil penggeledahan.
Perkembangan mengenai dokumen maupun barang bukti yang diamankan, serta perkara yang menjadi dasar kegiatan penyidik, masih ditunggu.
Berita Terkait
-
Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
-
Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim
-
Nama Bupati Edison Disebut di Sidang Smart Board, JPU Ungkap Dugaan Aliran Rp3,36 Miliar
-
Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
Pertamina EP Temukan Lapisan Produktif Baru di PALI, Sumur BNG-082 Hasilkan Minyak dan Gas