- Gunung Dempo di Pagaralam berstatus Level II Waspada dan tidak mengalami erupsi visual saat ini.
- Badan Geologi melarang aktivitas dalam radius 1 kilometer serta 2 kilometer ke arah utara Kawah Marapi.
- Gunung Anak Krakatau berada pada Level III Siaga setelah erupsi menerus yang mengganggu operasional penerbangan.
Dengan tambahan penerbangan tersebut, jumlah pembatalan kini mencapai 36 penerbangan dalam satu hari.
Sebelumnya, berdasarkan pembaruan operasional pukul 12.07 WIB, jumlah penerbangan yang dibatalkan masih sebanyak 25 penerbangan, terdiri dari 14 keberangkatan dan 11 kedatangan.
Gangguan penerbangan ini berkaitan dengan dampak sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Aktivitas vulkanik tersebut sebelumnya menyebabkan sejumlah bandara di Indonesia terdampak dan operasional penerbangan mengalami gangguan. Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma dan sejumlah bandara lainnya sempat terdampak penutupan operasional akibat sebaran abu vulkanik.
Kondisi tersebut kemudian berdampak secara berantai terhadap penerbangan dari dan menuju Palembang karena sebagian besar jadwal penerbangan SMB II memiliki konektivitas dengan Jakarta.
Pada pembaruan sebelumnya, GM Bandara SMB II Ahmad Syaugi Shahab juga menjelaskan gangguan operasional penerbangan di Palembang sempat dipengaruhi dua faktor, yakni kabut asap yang menurunkan jarak pandang dan dampak sebaran abu vulkanik Anak Krakatau.
Penumpang Diminta Pantau Informasi Maskapai
Jumlah penerbangan yang dibatalkan masih berpotensi berubah mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik dan situasi operasional penerbangan.
Pihak bandara dan maskapai terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi untuk menentukan jadwal operasional penerbangan berikutnya.
Penumpang yang memiliki jadwal perjalanan dari maupun menuju Palembang diimbau memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing sebelum berangkat ke Bandara SMB II.
Baca Juga: Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau
Gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau kini menjadi salah satu dampak terbesar aktivitas vulkanik tersebut terhadap konektivitas udara di Sumatera Selatan.
Dari lima penerbangan yang awalnya dilaporkan batal pada Minggu pagi, jumlahnya terus meningkat menjadi delapan, 18, 25 dan kini mencapai 36 penerbangan hingga Minggu malam.
Tag
Berita Terkait
-
Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional