- Majelis Ulama Indonesia mengajak umat Islam melaksanakan Salat Istisqa untuk mengatasi kekeringan dan kebakaran hutan.
- Umat Muslim dapat membaca doa perlindungan dari bahaya kebakaran serta mengucapkan istirja saat menghadapi musibah.
- Masyarakat diimbau tetap mengutamakan keselamatan diri dan mengikuti arahan resmi petugas di tengah kabut asap.
Doa Saat Tertimpa Musibah
Ketika menghadapi musibah, seorang Muslim juga dianjurkan membaca istirja:
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Artinya: "Sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami kembali."
Bacaan tersebut mengingatkan manusia untuk tetap bersabar dan menyerahkan diri kepada Allah SWT ketika menghadapi cobaan dan musibah.
MUI sendiri menempatkan doa sebagai bagian dari ikhtiar spiritual dalam menghadapi kekeringan dan karhutla. Namun, ikhtiar tersebut tetap harus berjalan bersama langkah nyata untuk mengatasi kebakaran dan melindungi masyarakat dari dampak asap.
Selain Berdoa, Jangan Abaikan Keselamatan
Doa menjadi bagian dari ikhtiar spiritual, tetapi masyarakat juga tetap perlu mengutamakan keselamatan ketika kabut asap semakin pekat.
Warga perlu memantau informasi resmi dari pemerintah dan petugas terkait kondisi kebakaran serta kualitas udara. Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi yang terjadi.
Baca Juga: Kabut Asap Kian Pekat, Tol Palembang-Prabumulih Ditutup Sehari Usai Kecelakaan Beruntun
Masyarakat juga tidak disarankan mendekati lokasi kebakaran dan harus mengikuti arahan petugas apabila terjadi kondisi darurat atau evakuasi.
Dengan demikian, menghadapi karhutla dan kabut asap tidak hanya dilakukan dengan memanjatkan doa, tetapi juga melalui ikhtiar nyata untuk menjaga diri, keluarga dan lingkungan.
Doa dapat menjadi penguat batin di tengah musibah, sementara menjaga keselamatan dan mengikuti arahan pihak berwenang merupakan bagian penting dari ikhtiar yang tidak boleh diabaikan.
Berita Terkait
-
Kabut Asap Kian Pekat, Tol Palembang-Prabumulih Ditutup Sehari Usai Kecelakaan Beruntun
-
Jarak Pandang Tinggal 2 Meter akibat Kabut Asap, Bus DAMRI dan ALS Tabrakan di Tol Palindra
-
623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar
-
Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS