- Pemerintah pusat resmi mengizinkan PT Timah Tbk menyerap tambang masyarakat dalam rapat lintas kementerian di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
- Kebijakan tersebut memberikan kepastian pasar dan menggerakkan kembali perekonomian bagi ribuan penambang rakyat di Bangka Belitung.
- Pelaksanaan penyerapan timah rakyat harus menghadapi tantangan serius berupa maraknya kasus penambangan ilegal serta penyelundupan.
SuaraSumsel.id - Pemerintah resmi kembali mengizinkan PT Timah Tbk untuk menyerap hasil tambang timah dari masyarakat. Kebijakan ini disambut sebagai angin segar bagi ribuan penambang rakyat di Bangka Belitung yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, di Jakarta, Selasa (18/8/2026). Pemerintah menegaskan bahwa PT Timah kembali diperbolehkan membeli hasil produksi timah dari masyarakat dengan mekanisme yang akan diatur lebih lanjut.
Rapat tersebut turut melibatkan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, PT Timah, Kejaksaan Agung, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa kebijakan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga penguatan kepastian hukum dalam tata kelola pertambangan timah nasional.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, keputusan ini akan memberikan kepastian pasar bagi penambang rakyat yang selama ini kesulitan menjual hasil tambang mereka.
“Ini kabar baik bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian pembelian dari PT Timah, ekonomi rakyat di sektor tambang bisa kembali bergerak,” ujar Hidayat Arsani.
Sementara itu, Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro, menyatakan bahwa perusahaan siap menjalankan kebijakan pemerintah dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik.
“Kami akan memastikan penyerapan timah rakyat dilakukan sesuai aturan, transparan, dan mendukung keberlanjutan industri timah nasional,” kata Restu.
Kebijakan ini disebut berpotensi memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah, terutama di wilayah yang sangat bergantung pada sektor tambang.
Meski membawa harapan baru, kebijakan ini juga tidak lepas dari tantangan. Bangka Belitung masih menghadapi persoalan serius seperti penambangan ilegal dan penyelundupan timah.
Baca Juga: Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
Baru-baru ini, Pengadilan Negeri Mentok menjatuhkan vonis terhadap pelaku penyelundupan pasir timah ilegal yang hendak dikirim ke Malaysia. Kasus tersebut menunjukkan bahwa rantai distribusi timah masih rentan terhadap praktik ilegal.
Tag
Berita Terkait
-
Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi
-
Apa Pendidikan Hellyana? Wagub Babel yang Divonis Penjara dalam Kasus Hotel Rp22 Juta
-
Apakah Hellyana Masih Bisa Menjabat sebagai Wagub Babel Usai Divonis Penjara?
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook