- Dua mahasiswa berinisial P dan F diduga melakukan siaran langsung TikTok bermuatan tidak pantas di Unsri Indralaya pada Jumat, 14 Agustus 2026.
- BEM Fakultas Teknik mengecam tindakan tersebut dan mendesak pihak kampus serta aparat kepolisian segera melakukan investigasi secara transparan.
- Terduga pelaku telah diamankan dan kasusnya kini ditangani oleh pihak berwenang bersama Satgas PPKPT untuk proses lebih lanjut.
SuaraSumsel.id - Dugaan tindakan tidak pantas saat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Sriwijaya (Unsri) menjadi sorotan. Dua mahasiswa dilaporkan setelah diduga melakukan siaran langsung melalui TikTok dengan kamera yang diarahkan ke sejumlah mahasiswi saat kegiatan berlangsung di Kampus Indralaya, Jumat (14/8/2026).
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik mengecam keras insiden tersebut dan mendesak pihak kampus serta aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi secara transparan.
"Kami sangat menyayangkan dan mengecam keras insiden yang terjadi. Pada hari pertama PKKMB, seluruh ketua dan wakil ketua BEM di lingkungan Universitas Sriwijaya telah menandatangani pakta integritas yang menolak segala bentuk perpeloncoan, perundungan, dan pelecehan seksual di kampus," demikian pernyataan BEM Fakultas Teknik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di area DPR (Di Bawah Pohon Rindang) Universitas Sriwijaya, Indralaya. Saat itu, rombongan mahasiswa Fakultas Teknik sedang mengantar mahasiswa baru menuju gerbang utama kampus dan berhenti sejenak untuk menyanyikan yel-yel.
Pada saat bersamaan, dua mahasiswa berinisial P dan F diduga melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok. Kamera dalam siaran tersebut diduga diarahkan ke sejumlah mahasiswi yang sedang mengikuti rangkaian kegiatan PKKMB.
Informasi mengenai siaran langsung tersebut diketahui setelah salah seorang teman korban melihat tayangan itu, kemudian menyampaikan informasi kepada korban melalui pesan singkat.
Situasi sempat memanas ketika salah seorang teman korban meminta klarifikasi terkait siaran langsung yang beredar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak yang diduga melakukan perekaman kemudian diamankan ke pos satpam kampus.
Proses klarifikasi selanjutnya dilakukan dengan melibatkan pimpinan fakultas. Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan ditunjukkan sejumlah bukti, terduga pelaku kemudian dibawa ke kantor kepolisian setempat.
Dalam proses pemeriksaan, ditemukan adanya rekaman siaran langsung tersebut di dalam telepon genggam terduga pelaku. Kasus itu kemudian dilimpahkan kepada pihak kepolisian untuk ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh pihak berwenang bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).
BEM Fakultas Teknik juga mendesak agar proses penanganan dilakukan secara terbuka dan pelaku diberikan sanksi tegas apabila terbukti melakukan pelanggaran.
"Komitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman tidak boleh dicederai oleh tindakan segelintir oknum. Kami mendesak pihak kampus dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi secara transparan dan memberikan sanksi tegas," tulis BEM Fakultas Teknik.
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Gelora Sriwijaya menegaskan bahwa kasus tersebut masih terus berkembang. Proses pengumpulan informasi juga masih berlangsung sehingga pembaruan akan disampaikan berdasarkan informasi yang telah diverifikasi.
Sebagai informasi, korban dalam peristiwa ini berasal dari Fakultas Teknik, sedangkan terduga pelaku bukan berasal dari fakultas tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
Viral Mahasiswa Unsri Ngaku Ditodong Pistol usai Cekcok di Jalan Soekarno-Hatta Palembang
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
Link Pendaftaran Mandiri Unsri 2026: Jadwal Ujian, Syarat, dan Cara Cek UKT
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Diduga Rekam Mahasiswi saat PKKMB Unsri, Dua Mahasiswa Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Dini Hari di Prabumulih, Begini Kronologi Tabrakan yang Tewaskan 3 Orang
-
Perayaan HUT RI, PHR Zona 4 Salurkan 4.000 Paket Sembako untuk Warga di Sumsel
-
Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri