- Tiga pekerja proyek Sekolah Rakyat di Ogan Ilir hanyut dan ditemukan tewas di Sungai Ogan.
- Korban terakhir ditemukan Tim SAR Gabungan pada Minggu, 2 Agustus 2026, yang mengakhiri operasi pencarian.
- Basarnas mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan mewaspadai arus deras saat beraktivitas di sungai.
SuaraSumsel.id - Tragedi mewarnai pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tiga pekerja proyek dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Ogan di Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai. Seluruh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah operasi pencarian selama dua hari.
Korban terakhir yang ditemukan adalah Rahman Udin (33), warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 18.50 WIB.
Rahman ditemukan mengapung di Sungai Ogan sekitar 150 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya Rahman, seluruh korban dalam musibah tersebut berhasil ditemukan sehingga Operasi SAR resmi ditutup.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan pencarian melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan yang bekerja sejak laporan diterima hingga korban terakhir berhasil ditemukan.
"Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil ditemukan. Atas nama Basarnas kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah sehingga operasi ini dapat berjalan dengan baik hingga seluruh korban berhasil ditemukan," kata Raymond.
Ia menjelaskan, sesuai prosedur, seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian telah dikembalikan ke satuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai.
Basarnas Ingatkan Warga Waspadai Arus Sungai
Raymond juga mengingatkan masyarakat untuk lebih mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun perairan terbuka.
Ia mengimbau warga tidak mandi atau berenang di lokasi yang memiliki arus deras, mengenali kondisi perairan sebelum beraktivitas, serta selalu mengutamakan faktor keselamatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Baca Juga: Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati ketika beraktivitas di sungai. Hindari mandi atau berenang di lokasi yang memiliki arus deras, kenali kondisi perairan sebelum beraktivitas, serta selalu mengutamakan keselamatan," ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta masyarakat yang bersama-sama melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Ogan.
Basarnas juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi Emergency Call 115 atau Kantor SAR terdekat apabila menemukan atau mengalami kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan.
Berita Terkait
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
Nekat Meracun Kekasihnya hingga Tewas, Fakta Baru Kasus Ogan Ilir Terungkap
-
6 Fakta Kematian Siswa SMP di Ogan Ilir Usai Latihan Silat, Luka di Tubuh Picu Kecurigaan Keluarga
-
Rumah Ditinggal ke Palembang, Emas 23 Suku Milik ASN di Ogan Ilir Raib Digondol Maling
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas
-
Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media
-
Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang