Tasmalinda
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:05 WIB
kolaborasi Bank Indonesia dan Pemprov Sumsel mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Bank Indonesia, dan DJPb meluncurkan ekosistem GSMP-MBG untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
  • Program ini menyalurkan langsung hasil produksi petani dan UMKM lokal ke penyedia Makan Bergizi Gratis guna memotong rantai distribusi.
  • Langkah sinergi lintas sektor tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia (BI) dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan memperkuat kolaborasi melalui peluncuran ekosistem rantai pasok Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)–Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang untuk memastikan kebutuhan pangan MBG dipenuhi dari produksi lokal sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Melalui ekosistem tersebut, rantai distribusi pangan dipersingkat sehingga komoditas yang dihasilkan petani, kelompok tani, koperasi, BUMDes, hingga pelaku UMKM dapat langsung disalurkan ke dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG). Skema ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mengurangi risiko gejolak harga akibat rantai distribusi yang panjang.

Program ini menjadi bagian dari strategi Sumatera Selatan memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung keberlanjutan Program MBG yang membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar dan berkualitas.

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Kolaborasi antara Pemprov Sumsel, BI, DJPb, serta berbagai pemangku kepentingan diarahkan untuk membangun ekosistem pangan yang lebih terintegrasi, mulai dari produksi, pembiayaan, distribusi, hingga pemasaran.

Pendekatan tersebut tidak hanya menjaga ketersediaan pasokan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan petani lokal, pondok pesantren, koperasi, dan kelompok usaha berbasis komunitas.

Selain mendukung MBG, penguatan rantai pasok pangan juga diharapkan menjadi instrumen pengendalian inflasi, terutama untuk komoditas pangan yang selama ini rentan mengalami lonjakan harga.

Jaga Harga Pangan Lebih Stabil

Bank Indonesia menilai penguatan rantai pasok pangan menjadi salah satu langkah strategis menghadapi tantangan perubahan iklim, meningkatnya kebutuhan pangan, serta fluktuasi harga komoditas.

Baca Juga: BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Dengan pasokan yang lebih terintegrasi dari sentra produksi menuju penerima manfaat MBG, tekanan terhadap pasar tradisional dapat dikurangi sehingga stabilitas harga pangan lebih terjaga.

Peluncuran ekosistem GSMP-MBG juga membuka peluang lebih besar bagi petani, koperasi desa, BUMDes, serta pelaku UMKM untuk menjadi bagian dari rantai pasok pangan daerah.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Sumatera Selatan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mendorong pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.

Load More