- Empat mahasiswa KKN hanyut akibat perahu terbalik saat menyeberangi Sungai Rawas pada 27 Juli 2026.
- Tiga korban berhasil diselamatkan oleh warga dan aparat, sementara satu mahasiswa masih dalam pencarian.
- Tim SAR gabungan menyisir aliran Sungai Rawas dan pihak kepolisian menyelidiki penyebab kecelakaan perahu tersebut.
SuaraSumsel.id - Perjalanan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, berubah menjadi musibah. Sebuah perahu yang mereka tumpangi terbalik saat menyeberangi Sungai Rawas, menyebabkan empat mahasiswa hanyut. Tiga korban berhasil diselamatkan, sementara satu mahasiswa hingga Senin (27/7/2026) masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Hasbi, mengatakan insiden terjadi ketika rombongan mahasiswa menyeberangi Sungai Rawas menggunakan perahu menuju lokasi kegiatan KKN.
"Benar, ada perahu yang membawa mahasiswa KKN terbalik di Sungai Rawas. Empat orang sempat hanyut, tiga berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban masih dalam pencarian," kata Hasbi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun BPBD Muratara, perahu yang membawa rombongan mahasiswa semula melaju normal menyusuri Sungai Rawas. Namun, saat berada di bagian sungai dengan arus yang cukup deras, perahu kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik. Seluruh penumpang tercebur ke sungai.
Warga yang berada di sekitar lokasi bersama aparat segera memberikan pertolongan. Dalam proses penyelamatan, tiga mahasiswa berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara satu mahasiswa diduga terseret arus sehingga belum berhasil ditemukan.
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Rawas
Usai menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Muratara, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta masyarakat langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Hasbi mengatakan pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Rawas dengan menggunakan perahu serta penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
"Tim gabungan masih melakukan pencarian. Kami berharap korban segera ditemukan," ujarnya.
Baca Juga: Setelah Balita Tewas, Banjir Muratara Kini Sisakan Warga Terisolasi dan Jembatan Putus
Selain melakukan pencarian korban, aparat kepolisian juga mulai mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti perahu terbalik.
Penyelidikan dilakukan guna memastikan apakah insiden dipicu oleh derasnya arus sungai, faktor cuaca, kondisi perahu, atau adanya faktor lain yang menyebabkan kecelakaan air tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap satu mahasiswa yang masih hilang terus berlangsung. Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Rawas agar berhati-hati dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Berita Terkait
-
Setelah Balita Tewas, Banjir Muratara Kini Sisakan Warga Terisolasi dan Jembatan Putus
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Polemik Baru Pulau Kemaro, Muncul Tuntutan Pulihkan Jejak Kesultanan Palembang