Tasmalinda
Senin, 27 Juli 2026 | 19:28 WIB
ilustrasi perahu tenggelam, perahu mahasiswa KKN terbalik di Muratara, begini kronologi hingga satu korban hilang
Baca 10 detik
  • Empat mahasiswa KKN hanyut akibat perahu terbalik saat menyeberangi Sungai Rawas pada 27 Juli 2026.
  • Tiga korban berhasil diselamatkan oleh warga dan aparat, sementara satu mahasiswa masih dalam pencarian.
  • Tim SAR gabungan menyisir aliran Sungai Rawas dan pihak kepolisian menyelidiki penyebab kecelakaan perahu tersebut.

SuaraSumsel.id - Perjalanan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, berubah menjadi musibah. Sebuah perahu yang mereka tumpangi terbalik saat menyeberangi Sungai Rawas, menyebabkan empat mahasiswa hanyut. Tiga korban berhasil diselamatkan, sementara satu mahasiswa hingga Senin (27/7/2026) masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Hasbi, mengatakan insiden terjadi ketika rombongan mahasiswa menyeberangi Sungai Rawas menggunakan perahu menuju lokasi kegiatan KKN.

"Benar, ada perahu yang membawa mahasiswa KKN terbalik di Sungai Rawas. Empat orang sempat hanyut, tiga berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban masih dalam pencarian," kata Hasbi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BPBD Muratara, perahu yang membawa rombongan mahasiswa semula melaju normal menyusuri Sungai Rawas. Namun, saat berada di bagian sungai dengan arus yang cukup deras, perahu kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik. Seluruh penumpang tercebur ke sungai.

Warga yang berada di sekitar lokasi bersama aparat segera memberikan pertolongan. Dalam proses penyelamatan, tiga mahasiswa berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara satu mahasiswa diduga terseret arus sehingga belum berhasil ditemukan.

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Rawas

Usai menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Muratara, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta masyarakat langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Hasbi mengatakan pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Rawas dengan menggunakan perahu serta penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.

"Tim gabungan masih melakukan pencarian. Kami berharap korban segera ditemukan," ujarnya.

Baca Juga: Setelah Balita Tewas, Banjir Muratara Kini Sisakan Warga Terisolasi dan Jembatan Putus

Selain melakukan pencarian korban, aparat kepolisian juga mulai mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti perahu terbalik.

Penyelidikan dilakukan guna memastikan apakah insiden dipicu oleh derasnya arus sungai, faktor cuaca, kondisi perahu, atau adanya faktor lain yang menyebabkan kecelakaan air tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap satu mahasiswa yang masih hilang terus berlangsung. Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Rawas agar berhati-hati dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Load More