- Polda Jambi mengusut kematian Brigadir EWS di rumah kosnya, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sejak Sabtu (18/7).
- Penyidik Ditreskrimum bersama Bidpropam telah memeriksa 13 saksi dari anggota kepolisian dan warga sipil secara maraton.
- Penyebab pasti kematian korban belum disimpulkan karena proses penyelidikan dan pengumpulan alat bukti masih berlangsung.
SuaraSumsel.id - Misteri kematian Brigadir EWS, anggota Polres Tanjung Jabung Timur, masih menjadi perhatian publik. Hampir sepekan setelah ditemukan meninggal dunia di rumah kosnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi terus mengusut kasus tersebut dengan memeriksa sedikitnya 13 saksi.
Pemeriksaan dilakukan untuk menyusun rangkaian peristiwa sebelum Brigadir EWS meninggal sekaligus memastikan penyebab pasti kematiannya. Hingga kini, lokasi penemuan jenazah masih dipasangi garis polisi dan proses penyelidikan terus berlangsung.
Berikut kronologi yang telah terungkap.
1. Brigadir EWS ditemukan meninggal di rumah kos
Brigadir EWS ditemukan meninggal dunia di rumah kosnya di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Sabtu (18/7). Penemuan tersebut langsung ditangani aparat kepolisian yang kemudian memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara.
Sejak saat itu, penyidik mulai mengumpulkan berbagai alat bukti guna mengungkap penyebab kematian anggota Polri tersebut.
2. Penyidik mengumpulkan keterangan saksi
Dalam proses penyelidikan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang dinilai mengetahui peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal.
Pemeriksaan dilakukan secara bertahap untuk mencocokkan setiap keterangan dengan bukti yang telah dikumpulkan di lapangan.
3. Sebanyak 13 saksi telah diperiksa
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan hingga kini penyidik telah memeriksa 13 orang saksi.
Lima saksi berasal dari anggota Polres Tanjung Jabung Timur, sedangkan delapan lainnya merupakan warga sipil.
Baca Juga: Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi
Saksi dari kalangan sipil terdiri atas pihak keluarga korban, dokter, serta tetangga rumah kos tempat Brigadir EWS ditemukan meninggal dunia.
4. Pemeriksaan masih berlangsung
Menurut Erlan, penyidik Ditreskrimum bersama Bidpropam masih terus melakukan pemeriksaan secara maraton.
Seluruh informasi yang diperoleh dari para saksi akan dianalisis untuk menyusun kronologi utuh serta memastikan penyebab kematian Brigadir EWS.
"Kita tunggu hasilnya karena proses pemeriksaan masih berlanjut secara maraton dan penyelidikan kasus tersebut menjadi perhatian serius serta mendapat atensi dari Mabes Polri," kata Erlan.
5. Penyebab kematian masih diselidiki
Hingga saat ini Polda Jambi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian Brigadir EWS. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan mencocokkan seluruh keterangan saksi sebelum menyampaikan hasil penyelidikan kepada publik.
Berita Terkait
-
Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi
-
Sopir Truk Kabur Usai Hiace Tabrak Hino di Muba, 4 Orang Tewas
-
Dengung Kecil, Jejak Besar Efek Berganda Migas yang Mengubah Nasib Perempuan Desa
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Sabu Jadi Bisnis Keluarga di Kerinci, Ayah Bantu Anak hingga Kakak dan Adik Kompak Beraksi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?
-
Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam
-
Gelar Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Sukses Diraih BRI