- Bus AKAP mogok karena kehabisan BBM di Jalintim Sumatera, Banyuasin, pada Rabu, 1 Juli 2026, yang mengganggu lalu lintas.
- Personel Satlantas Polres Banyuasin segera melakukan pengaturan arus kendaraan guna mencegah kemacetan di sekitar lokasi kejadian tersebut.
- Arus lalu lintas tetap berjalan lancar berkat penanganan petugas di lapangan meskipun bus belum dapat melanjutkan perjalanannya kembali.
SuaraSumsel.id - Sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dilaporkan mogok di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, tepatnya di Kilometer 67, Kelurahan Tebing Meranjat, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Rabu (1/7/2026).
Bus tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan setelah diduga kehabisan bahan bakar minyak (BBM), sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur yang menjadi penghubung utama antardaerah di Pulau Sumatera.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Banyuasin langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan.
"Personel Satlantas Polres Banyuasin melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di Jalintim KM 67, Kelurahan Tebing Meranjat, Kecamatan Betung, karena terdapat bus AKAP yang mogok akibat kehabisan BBM," demikian informasi yang disampaikan Satlantas Polres Banyuasin, Aipda Kusnozed.
Petugas mengarahkan kendaraan yang melintas agar tetap dapat bergerak dengan aman sambil menunggu proses penanganan terhadap bus yang mogok tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian para pengguna Jalan Lintas Sumatera, terutama kendaraan angkutan barang maupun bus antarkota yang mengandalkan jalur tersebut sebagai rute utama perjalanan.
Jalur lintas Sumatera dikenal memiliki jarak antarkawasan yang cukup jauh. Kondisi itu membuat pengemudi harus memastikan ketersediaan bahan bakar sebelum memasuki ruas perjalanan yang minim fasilitas pengisian BBM.
Hingga berita ini ditulis, arus lalu lintas di sekitar lokasi dilaporkan tetap dapat dilalui berkat pengaturan yang dilakukan petugas Satlantas Polres Banyuasin. Sementara itu, penyebab bus kehabisan BBM diduga karena kehabisan persediaan solar dalam perjalanan.
Baca Juga: Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat
Berita Terkait
-
Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan
-
Hanya Karena Menegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Kehilangan Nyawa
-
Cadangan Minyak Baru Ditemukan di Musi Banyuasin, Produksi Pertamina Capai 1.857 Barel per Hari
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Mobil Impian Makin Dekat, BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang
-
Sambut HUT ke-81 RI, BRI Banjiri Nasabah dengan Promo
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel