- Medco E&P menjalankan program budidaya lele untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga di Desa Suka Maju, Kabupaten Musi Banyuasin.
- Kelompok Maju Makmur Sentosa mendapatkan dukungan teknis, sarana prasarana, hingga pendampingan kelembagaan dalam mengelola pembenihan dan pakan ikan.
- Program ini bertujuan menciptakan rantai usaha produktif guna meningkatkan kualitas ikan, pendapatan masyarakat, serta ketahanan pangan daerah.
Ia berharap pengembangan budidaya tersebut mampu meningkatkan pendapatan anggota kelompok sekaligus menghasilkan ikan lele yang berkualitas.
"Kami berharap usaha ini dapat meningkatkan pendapatan kelompok sekaligus menghasilkan ikan lele berkualitas. Ke depan kami juga berharap pendampingan dapat terus berlanjut agar usaha kami semakin berkembang," katanya.
Melalui Program LBD, Medco E&P mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal untuk menciptakan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, budidaya lele tersebut juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produksi perikanan budidaya yang berkualitas.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Medco E&P untuk menciptakan manfaat bersama atau shared value melalui pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Perusahaan meyakini penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Medco E&P Grissik Ltd. merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas yang mengelola Blok Corridor di Sumatera Selatan.
Perusahaan berkomitmen menjalankan operasi yang aman, andal, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program pengembangan masyarakat berkelanjutan.
Baca Juga: Sopir Truk Kabur Usai Hiace Tabrak Hino di Muba, 4 Orang Tewas
Berita Terkait
-
Sopir Truk Kabur Usai Hiace Tabrak Hino di Muba, 4 Orang Tewas
-
Sumur Minyak Rakyat Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kenapa Kebakaran Terus Berulang?
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Koalisi Anti Mafia Tanah Sumsel Kecam Penetapan 4 Petani Muba sebagai Tersangka
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap