- PT Pertamina Geothermal Energy memulai pengeboran sumur LMB-19.3 di Muara Enim sedalam 2.500 meter menggunakan rig GDAP#123.
- Proyek ini bertujuan mengembangkan PLTP Lumut Balai Unit 3 agar menghasilkan tambahan energi listrik bersih sebesar 55 MW.
- Pembangkit listrik Unit 3 tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2030 untuk mendukung bauran energi nasional.
Unit 3 juga menjadi bagian dari pengembangan jangka panjang panas bumi di wilayah Lumut Balai dan Margabayur. Bersama Unit 4 yang turut dikembangkan, proyek tersebut masuk dalam Green Book 2026 Kementerian PPN/Bappenas.
Selain menambah pasokan energi bersih, pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 akan melibatkan tenaga kerja dari berbagai bidang keahlian.
PGE menyatakan akan mengutamakan tenaga kerja lokal dalam pengerjaan proyek. Dengan demikian, pengembangan panas bumi di Muara Enim diharapkan turut menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Seluruh tahapan proyek dijalankan dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), tata kelola perusahaan yang baik dan keberlanjutan.
Keselamatan kerja, perlindungan lingkungan serta harmonisasi hubungan dengan masyarakat sekitar juga menjadi bagian dari pelaksanaan proyek.
Berapa Besar Kontribusi Panas Bumi PGE di Indonesia?
PGE saat ini mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang mencapai 1.932 MW. Sebanyak 727 MW dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE, sedangkan 1.205 MW lainnya dikelola melalui skema Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas panas bumi di wilayah kerja PGE disebut berkontribusi sekitar 70 persen terhadap total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi karbon sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.
Pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 menjadi bagian dari upaya memperbesar pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber listrik yang bersih, rendah emisi dan berkelanjutan.
Baca Juga: KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
Jika beroperasi sesuai target pada 2030, Unit 3 akan menambah 55 MW pasokan listrik bersih sekaligus melanjutkan perjalanan pengembangan Lumut Balai yang dimulai dari Unit 1 pada 2019, Unit 2 pada 2025, hingga Unit 3 pada akhir dekade ini.
Berita Terkait
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
-
Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional
-
Energi Bersih Sumsel Bertambah, Panas Bumi Muara Enim Dikembangkan hingga 55 MW
-
Menyalakan Bangsa dari Perut Bumi Bukit Barisan
-
Nyala Energi Berdaulat dari Bumi Sriwijaya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa