- Sidang korupsi KUR BSI senilai Rp9,5 miliar di Pengadilan Tipikor Palembang mengungkap keberadaan fiktif PT Karomah Ilahi Mandira.
- Kades Bumi Pratama Mandira menyatakan PT KIM tidak dikenal sebagai kelompok tani oleh warga di desanya.
- Penyaluran KUR kepada 97 petambak tanpa koordinasi desa tersebut mengakibatkan kerugian negara mencapai lebih dari Rp9,5 miliar.
Menurut Pahmi, perangkat desa kemudian menerbitkan dokumen-dokumen tersebut berdasarkan permintaan yang disampaikan.
4. Kades Tak Tahu Ada Kesepakatan Bagi Hasil 50 Persen
Persidangan juga mengungkap adanya kesepakatan pembagian keuntungan sebesar 50 persen setelah kredit dilunasi dalam jangka waktu dua tahun.
Namun, Pahmi mengaku pemerintah desa tidak pernah diberi tahu mengenai adanya kesepakatan tersebut.
Ia juga menegaskan tidak pernah ada koordinasi dari pihak-pihak yang disebut dalam persidangan kepada pemerintah desa terkait pelaksanaan program pembiayaan itu.
5. Kerugian Negara Ditaksir Lebih dari Rp9,5 Miliar
Kasus ini bermula dari dugaan penyimpangan penyaluran KUR untuk petani tambak udang di Desa Bumi Pratama Mandira pada 2022 hingga 2023.
Dalam persidangan sebelumnya terungkap total pembiayaan yang disalurkan kepada 95 petani mencapai sekitar Rp12,4 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp3,2 miliar telah dikembalikan dan menyisakan tunggakan sekitar Rp9,5 miliar.
Berdasarkan hasil audit BPK RI tertanggal 31 Desember 2025, kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp9,5 miliar.
Baca Juga: Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Disidang, Petani Tambak Udang Disebut Teken Dokumen Kosong
Sidang perkara dugaan korupsi KUR BSI ini masih berlanjut. Kesaksian Kepala Desa Bumi Pratama Mandira kini menambah rangkaian fakta yang muncul di ruang sidang, terutama mengenai keberadaan PT KIM, keterlibatan puluhan petambak, serta sejauh mana pemerintah desa mengetahui program pembiayaan tersebut.
Berita Terkait
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Disidang, Petani Tambak Udang Disebut Teken Dokumen Kosong
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
Tiga Nama di Balik Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar, Pegawai Bank hingga Bos Perusahaan
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Masuk Pengadilan, Dana Petani Tambak Udang Diduga Diselewengkan
-
Sumsel Ekspor Perdana 59,4 Ton Kopi Didukung Pembiayaan BSI dan Maybank
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Gelar Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Sukses Diraih BRI
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga