- Seorang pemuda memasuki Mapolda Sumatera Selatan sambil membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid untuk meminjam helikopter kepolisian.
- Aparat kepolisian segera mengamankan pemuda tersebut guna melakukan pemeriksaan intensif terkait identitas dan motif tindakannya.
- Hasil penyelidikan awal menyatakan pemuda itu negatif narkoba dan tidak terindikasi terlibat dalam jaringan kelompok terorisme.
SuaraSumsel.id - Aksi seorang pemuda yang membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid dan nekat memasuki Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan mendadak menjadi perhatian publik. Peristiwa yang sempat menghebohkan itu memunculkan berbagai spekulasi di media sosial, mulai dari dugaan motif hingga keterkaitannya dengan kelompok tertentu.
Namun, Polda Sumsel memastikan penanganan kasus masih berlangsung dan mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai.
Berikut kronologi lengkap kejadian berdasarkan keterangan kepolisian dan informasi yang dihimpun dari proses pemeriksaan.
Peristiwa bermula ketika seorang pemuda datang ke Mapolda Sumsel dengan membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid. Kedatangannya menarik perhatian petugas jaga karena membawa atribut tersebut saat memasuki kawasan markas kepolisian.
Petugas kemudian menghampiri pemuda itu untuk menanyakan maksud dan tujuan kedatangannya.
Dalam pemeriksaan awal, pemuda tersebut mengaku ingin bertemu langsung dengan Kapolda Sumatera Selatan. Saat dimintai penjelasan lebih lanjut, ia menyampaikan maksud kedatangannya kepada petugas yang berjaga di Mapolda.
Permintaan yang disampaikan pemuda itu kemudian membuat situasi semakin menarik perhatian. Ia mengaku ingin meminjam helikopter milik Polda Sumsel. Keinginan tersebut sontak membuat petugas meningkatkan kewaspadaan karena dinilai tidak lazim.
Demi menjaga keamanan, petugas kemudian mengamankan pemuda tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Setelah diamankan, penyidik melakukan pemeriksaan awal terhadap identitas, latar belakang, hingga motif kedatangan pemuda tersebut ke Mapolda Sumsel.
Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada ancaman terhadap keamanan markas kepolisian maupun masyarakat.
Baca Juga: Viral Mahasiswa Unsri Ngaku Ditodong Pistol usai Cekcok di Jalan Soekarno-Hatta Palembang
Polisi Pastikan Bukan Jaringan Terorisme
Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Sumsel Kombes Pol M. Zulkarnain mengatakan hasil pemeriksaan sementara belum menemukan indikasi bahwa pemuda tersebut merupakan bagian dari jaringan terorisme.
"Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan indikasi keterlibatan yang bersangkutan dengan jaringan terorisme," kata Zulkarnain.
Selain itu, polisi juga telah melakukan tes urine terhadap pemuda tersebut dan hasilnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan untuk mendalami motif serta kondisi psikologis yang bersangkutan.
Polda Sumsel menyatakan proses penyelidikan belum selesai. Penyidik masih melibatkan pemeriksaan psikologis guna memperoleh gambaran utuh mengenai alasan pemuda tersebut datang ke Mapolda sambil membawa bendera tauhid dan meminta meminjam helikopter.
Menurut kepolisian, seluruh langkah dilakukan sesuai prosedur agar kesimpulan yang diambil benar-benar berdasarkan hasil pemeriksaan, bukan asumsi yang berkembang di media sosial.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Unsri Ngaku Ditodong Pistol usai Cekcok di Jalan Soekarno-Hatta Palembang
-
Heboh Pemuda Bawa Bendera Tauhid Terobos Mapolda Sumsel, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Musi Bikin Heboh, Ini Ciri-ciri Korban yang Dicari Polisi
-
Viral Isu Pengendara Belum Bayar Pajak Ditilang di SPBU, Satlantas Palembang Akhirnya Buka Suara
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya